Menu

Mode Gelap
Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line Kepergok Selingkuh, Ribut Winarko Cekik dan Tusuk Istri 8 Kali Tukang Las Asal Sidoarjo Dituntut Jaksa Hukuman Mati Sidang Mafia BBM Laut, Jaksa Cecar Direksi PT Bahana Line Soal Keluar Masuk Uang Perusahaan Jaksa Tuntut Mantan Panpel Arema FC Abdul Haris 6 Tahun 8 Bulan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang

Kanal Aceh · 26 Des 2022 11:40 WIB

Mengenang 18 Tahun Tsunami Aceh


 foto: kabar24 Perbesar

foto: kabar24

ACEH, KANALINDONESIA.COM: Peringatan 18 tahun tsunami Aceh tepat pada hari ini tanggal 26 Desember 2022. Tragedi menyakitkan yang masih membekas di ingatan semua orang yang memporak-porandakan kota dan menghilangkan ribuan nyawa. Masyarakat Aceh mengingatnya sebagai momen menigkatkan kesiapsiagaan bencana.

Gempa yang memiliki magnitudo 9,1 ini merupakan salah satu gempa terkuat yang pernah tercatat dan menyebabkan kerusakan dan kehancuran yang meluas di sepanjang pantai Aceh, serta di negara-negara lain di sekitar Samudera Hindia.Tsunami, yang dipicu oleh gempa bumi, menyebabkan lebih banyak kerusakan, dengan gelombang setinggi 30 meter (98 kaki) di beberapa tempat.

Bencana tersebut mempengaruhi lebih dari 14 negara dan menewaskan lebih dari 230 ribu korban jiwa. Peringatan Tsunami Aceh hari ini di selenggarakan di Kuburan Massal Siron Kabupaten Aceh Besar. Kuburan tersebut merupakan tempat dimakamkannya 40 ribu lebih syuhada. Kegiatan tersebut dirangkai dengan beberapa kegiatan keagamaan antara lain berdzikir, sholawat, ziarah, santunan anak yatim dan doa bersama.

Peringatan 18 tahun Tsunami juga mengusung tema “Bangkit Lebih Kuat, Bangun Budaya Sadar Bencana”. Hal ini bertujuan untuk mengajak masyarakat dan pemerintah untuk senantiasa beetransformasi dalam membangun kesadaran akan bencana.

Peringatan tsunami ini merupakan momentum renungan masyarakat untuk mengingatkan keimanan kepada Allah. Hikmah dalam tsunami besar tersebut adalah bisa mendamaikan antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah RI. Hal tersebut dikarenakan mereka memiliki konflik sejak 1976 hampir 30 tahun. Banyaknya pelajaran yang bisa diambil dalam kejadian in, diharapkan masyarakat akan lebih sadar dan menambah edukasi terhadap bencana.(Nanda)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gempa M6,2 Guncang Aceh Singkil

16 Januari 2023 - 07:08 WIB

Wakapolda Aceh Terima Kunjungan Tim Itwasum Polri

15 Desember 2022 - 14:21 WIB

Banjir Landa Delapan Kecamatan di Simeulue Aceh

15 Desember 2022 - 00:09 WIB

Kapolda Aceh Buka Diklat Integrasi TNI Polri di SPN Seulawah

12 Desember 2022 - 16:51 WIB

Kapolres Bireuen Lepas Peserta Trail Adventure Jelajah Alam Sanggamara

9 Desember 2022 - 11:40 WIB

Kapolda Aceh Terima Dua Penghargaan pada Nominasi Kompolnas Award 2022

9 Desember 2022 - 08:38 WIB

Trending di Kanal Aceh