Menu

Mode Gelap
Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line Kepergok Selingkuh, Ribut Winarko Cekik dan Tusuk Istri 8 Kali Tukang Las Asal Sidoarjo Dituntut Jaksa Hukuman Mati Sidang Mafia BBM Laut, Jaksa Cecar Direksi PT Bahana Line Soal Keluar Masuk Uang Perusahaan Jaksa Tuntut Mantan Panpel Arema FC Abdul Haris 6 Tahun 8 Bulan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang

Kanal Nasional · 15 Des 2022 15:04 WIB

Menperin: Beli Mobil Listrik Dapat Insentif Rp80 Juta dan Motor Listrik Rp8 Juta


 Jajaran produk baru motor listrik dari Volt di ajang pameran Indonesia E-Vehicle Expo 2021 di Ciwalk Mall Bandung, 2 - 4 November 2021. Perbesar

Jajaran produk baru motor listrik dari Volt di ajang pameran Indonesia E-Vehicle Expo 2021 di Ciwalk Mall Bandung, 2 - 4 November 2021.

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah diperkirakan akan memberikan insentif untuk pembelian mobil listrik hingga Rp 80 juta dan motor listrik mendapatkan Rp8 Juta.

Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (14/12/2022).

Selain itu, Agus Gumiwang membeberkan bahwa rencana insentif pembelian kendaraan listrik sedang dalam tahap finalisasi.

“Jumlah dari subsidinya ini akan kami hitung, tapi kira-kira untuk pembelian mobil listrik akan diberikan insentif sebesar Rp 80 juta, untuk pembelian mobil listrik berbasis hybrid akan diberikan insentif sebesar Rp 40 juta,” kata Agus dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (14/12/2022).

Untuk motor listrik, kata Agus, insentif akan diberikan sebesar Rp 8 juta jika pembelian baru. Sedangkan untuk motor konversi menjadi motor listrik akan diberikan insentif sekitar Rp 5 juta.
“Insentif akan diberikan kepada pembeli yang membeli mobil atau motor listrik yang mempunyai pabrik di Indonesia,” tegasnya.

Pemberian insentif untuk pembelian kendaraan listrik dinilai sangat diperlukan untuk menumbuhkan ekosistem kendaraan listrik. Indonesia disebut telah belajar dari negara-negara dengan ekosistem kendaraan listrik yang memiliki progres baik.

“Contohnya negara-negara di Eropa, itu dia kenapa lebih maju dalam penggunaan mobil atau motor listrik karena memang pemerintahnya memberikan insentif. Kalau kita lihat China juga memberikan insentif dan negara yang sebetulnya menjadi kompetitor kita, Thailand juga memberikan insentif,” ucapnya.

Agus menjelaskan berbagai negara memberikan insentif kendaraan listrik dengan bentuk kebijakan yang berbeda-beda. Dalam konteks ini Indonesia ingin mendorong agar penggunaan mobil atau motor listrik bisa tumbuh semakin cepat.

Artikel ini telah dibaca 165 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi Tak Pernah Surut

8 Februari 2023 - 08:37 WIB

DKPP Akan Periksa Anggota KPU RI Terkait Verifikasi Partai Politik dan Dugaan Ancaman Kepada Penyelenggara

7 Februari 2023 - 15:24 WIB

Lemhannas: Keketuaan Indonesia ASEAN Perkuat Sentralitas Kawasan Asia Tenggara

6 Februari 2023 - 18:33 WIB

Presiden Jokowi Minta OJK Dukung Program Hilirisasi

6 Februari 2023 - 16:21 WIB

OJK

Bertemu Dewan Pers, Presiden Tekankan Soal Kebebasan Pers Bertanggung Jawab

6 Februari 2023 - 16:17 WIB

Hadiri PTIJK 2023, Presiden Dorong Peningkatan Pengawasan Produk Keuangan

6 Februari 2023 - 16:00 WIB

Trending di Kanal Nasional