Menu

Mode Gelap
Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line Kepergok Selingkuh, Ribut Winarko Cekik dan Tusuk Istri 8 Kali Tukang Las Asal Sidoarjo Dituntut Jaksa Hukuman Mati Sidang Mafia BBM Laut, Jaksa Cecar Direksi PT Bahana Line Soal Keluar Masuk Uang Perusahaan Jaksa Tuntut Mantan Panpel Arema FC Abdul Haris 6 Tahun 8 Bulan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang

Kanal Jakarta · 13 Des 2022 22:31 WIB

Modus APK, SiCepat Ekspres Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan


 Modus APK, SiCepat Ekspres Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Perbesar

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Maraknya kasus penipuan terima barang yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp disertai pesan APK (Android Package Kit) meresahkan masyarakat.

SiCepat Ekspres selaku perusahaan ekspedisi ternama di Indonesia memberikan tips agar masyarakat terhindar kasus penipuan tersebut.

Reynaldi Oeoen,.Chief Technology Officer SiCepat Ekspres mengatakan modus penipuan online kini makin canggih, sehingga masyarakat harus ekstra hati-hati dalam melindungi diri dan data pribadinya.

Ia mengungkapkan, salah satu cara dengan modus penipuan mengatasnamakan kurir ekspedisi SiCepat Ekspres. Pelaku penipu ini berpura-pura sebagai kurir ekspedisi dan meminta korban untuk membuka file APK yang dikirimkan pelaku kepada calon korban melalui WhatsApps dan diwajibkan memasang APK tersebut di perangkat smartphone berkedok foto paket yang dikirimkan.

Pemasangan atau download aplikasi APK ke perangkat smartphone sangat berbahaya lantaran akan menimbulkan kebocoran data pribadi yang akan disalahgunakan para penipu.

“Saat file APK terpasang di smartphone maka akan menimbulkan ancaman dan keresahan, seperti mengambil dan mengakses data pribadi. Saya menghimbau masyarakat untuk waspada akan modus penipuan yang mengatasnamakan SiCepat Ekspres,” ungkap Reynaldi dalam pernyataan pers di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Agar terhindar modus penipuan terima barang dengan file APK, ia memberikan beberapa tips. Pertama, masyarakat sebaliknya tidak mengunduh dan memasang aplikasi dari sumber yang tidak kredibel atau aplikasi ilegal di perangkat smartphone.

Kedua, masyarakat dihimbau untuk tidak menekan link apapun dari sumber tidak dikenal atau iklan daring yang mencurigakan. Ketiga, untuk menambah proteksi, customer dihimbau membuat kata sandi dengan tingkat keamanan yang kuat dengan mengombinasikan huruf, angka, dan simbol. Keempat, customer dapat memasang update untuk memperbaiki masalah keamanan dalam aplikasi.

“Intinya abaikan pesan yang menonaktifkan sistem keamanan pada file APK tersebut. Kami akan berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial kami dan rekan-rekan wartawan sekalian,” katanya.

Masyarakat dapat menghubung SiCepat Ekspres di call center di nomor 021-5020-0050, atau melalui Instagram di @sicepat_ekspres, Twitter @sicepat_ekspres, Facebook @sicepatekspresofficial, WhatsApp SiCepat Klik di nomor 0813-1920-0030 dan email [email protected] (Rudi_Kanalindonesia.com)

Artikel ini telah dibaca 209 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketum KSPI Nova Rumondor: Hakim MK Harus Lakukan Rechtsvinding, Pastikan Keterwakilan Perempuan di Legislatif 30%

7 Februari 2023 - 20:11 WIB

Lemhannas: Keketuaan Indonesia ASEAN Perkuat Sentralitas Kawasan Asia Tenggara

6 Februari 2023 - 18:33 WIB

Pegadaian Kembali Buka Lowongan Pekerjaan di Bidang IT

5 Februari 2023 - 11:48 WIB

Ajang Silaturahmi, BAZNAS Gelar Turnamen Futsal

4 Februari 2023 - 11:56 WIB

UPZ STF UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Diresmikan BAZNAS

3 Februari 2023 - 23:27 WIB

Venom Ventures Fund Tanam Investasi 5 Juta Dolar AS di Blockchain Everscale

3 Februari 2023 - 19:05 WIB

Trending di Kanal Jakarta