Home / Jatim

Selasa, 29 Juni 2021 - 20:39 WIB

Mulai Besok, Pemprov Jatim Buka Pendaftaran Tes CPNS

Editor - ARSO

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Badan Kepegawaian Nasional (BKN) membuka pendaftaran CPNS sekaligus PPPKĀ mulai besok, Rabu (30/6/2021) hingga 21 Juli mendatang. Khusus Pemprov Jatim, formasi yang dibuka mencapai 13.496 lowongan.

Untuk periode ini, Kementerian PAN-RB menambah kuota CPNS dari yang semula 1.390 formasi menjadi 1.408 formasi. Terdiri dari 1.365 formasi umum, 28 formasi disabilitas dan 15 formasi cumlaude. Selain itu, Pemprov juga membuka formasi untuk PPPK jabatan fungsional guru sebanyak 11.220 formasi. Sedangkan untuk PPPK non guru terbuka kesempatan sebanyak 868 formasi berkurang dari penetapan kuota awal sebanyak 886 formasi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, kesempatan mengikuti seleksi ASN, baik CPNS maupun PPPK terbuka untuk siapa saja selama memenuhi persyaratan. Karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya mengingat waktu pendaftaran cukup terbatas. Semua proses proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui website https://sscasn.bkn.go.id/

Baca Juga  Korban Kena Bacok, Polres Jombang Tangkap Pelaku Pengeroyokan

“Seluruh prosesnya serba online dan serba transparan. Jadi calon pelamar jangan sekali-kali percaya dengan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan dapat meloloskan pendaftaran dan sebagainya,” ujar Khofifah, Selasa (29/6/2021).

Tahun ini, Pemprov Jatim juga membuka untuk kualifikasi lulusan SMK sebanyak 127 formasi CPNS dan 36 formasi untuk PPPK. “Jadi tidak hanya lulusan sarjana, lulusan SMK juga memiliki peluang untuk menjadi bagian dari berbagai penguatan dalam birokrasi Pemprov Jatim,” tutur gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menjelaskan, tahun ini jabatan fungsional guru dibuka dengan sangat banyak formasi pada skema PPPK. Hal ini diharapkannya menjadi jawaban dari pemenuhan dan pemerataan kebutuhan guru di Jatim.

Sebab, dari 11.220 formasi PPPK guru tersebut akan disalurkan pada 407 lembaga SMA, 298 lembaga SMK, serta 45 lembaga Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK). “Kalau tahun-tahun sebelumnya kita selalu memprioritaskan distribusi guru di daerah terpencil dan kepulauan, saat ini pemerataan bisa dilakukan hingga ke sekolah-sekolah di perkotaan,” tutur mantan Menteri Sosial RI ini.

Baca Juga  Wow! 18 Mahasiswa UK Petra Lolos Masuk Program MSIB

Sementara itu Ketua Panselda ASN Pemprov Jatim Heru Tjahjono menambahkan, perubahan formasi terjadi karena adanya penambahan di beberapa jabatan teknis, yakni jabatan pekerja sosial. Ketetapan ini merupakan kebijakan langsung dari Kementerian PAN-RB.

“Dalam situasi yang masih pandemi ini, kita tentu akan mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap proses seleksi. Termasuk pelaksanaan SKD dan SKB berbasis CAT (Computer Assisted Test), akan dilakukan secara bergelombang sehingga tidak terjadi penumpukan peserta di lokasi tes,” tutur Heru yang juga Plh Sekdaprov Jatim tersebut.

Adapun jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tersebut, diungkapkan Heru akan dimulai pada 25 Agustus hingga 4 Oktober 2021. Sedangkan untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilaksanakan mulai 8 – 29 November 2021. (shi)

Share :

Baca Juga

Jatim

Terima Aduan Warga, Bupati Kediri Tinjau Langsung Jalan Rusak

Daerah

Potensi Pasar Internasional Menjanjikan, Dokter Agung Dukung Gubernur Jatim Larangan Ekspor Bibit Porang
Aaron Keegan, mahasiswa UK Petra memegang air jernih (kanan) dan Talisha Joelyn, mahasiswi memegang air payau yang masih kotor, (foto: Ady_Kicom)

Birokrasi

Pakai Alat Canggih, Mahasiswa UK Petra Sulap Air Payau Jadi Air Bersih di Jabon Sidoarjo

Jatim

Gelar Fogging, Wakil Ketua DPC BMI Ponorogo Chrismantyas Faiq Akbar: Kesehatan Masyarakat Prioritas Kami

Daerah

DPRD Jatim Minta PLN Segera Atasi Pemadaman Listrik yang Terjadi Lima Hari ini di Madura

Jatim

Wali Kota Kediri Inginkan Generasi Kota Kediri Hebat dan Taat

Daerah

Ketua Golkar Jatim Minta Sebelum Bulan Puasa PPPKM Sudah Dicabut

Birokrasi

Kejari Surabaya Raih Peringkat Pertama Bidang Pidsus di Kategori Kejari Tipe A