Menu

Mode Gelap
Bersama Pemkab Ponorogo, UMPO Launching Aplikasi Digital-Media Reka Creative Desa Gagal Pengereman, Hasil Penyelidikan Laka Bus Wisata di Magetan Grup Band Slank Bakal Ramaikan Kota Tidore 3 Terdakwa Kasus Ambruknya Seluncur Kenpark Diadili di PN Surabaya Operasi Skala Besar Gengster, Jajaran Polrestabes Surabaya Amankan 26 Orang Pemuda

Kanal NTB · 12 Sep 2022 19:55 WIB

Pastikan Kehidupan Berbangsa Harmonis, HBK Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Pulau Lombok


					Pastikan Kehidupan Berbangsa Harmonis, HBK Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Pulau Lombok Perbesar

MATARAM, KANALINDONESIA.COM – Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 (Pulau Lombok) H. Bambang Kristiono alias HBK menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Lombok Timur dan Lombok Tengah, Sabtu (10/9/2022).

Politisi Partai Gerindra ini ingin memastikan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara tetap berjalan secara harmonis dengan menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Di masing-masing tempat pelaksanaan sosialisasi, total hadir 200 orang peserta. Terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh pemuda, serta para pengurus Partai Gerindra di tingkat Kecamatan. Hadir pula akademisi-akademisi yang menjadi nara sumber pada kegiatan tersebut.

Dalam sosialisasi tersebut, HBK menjelaskan, selain untuk memastikan kehidupan berbangsa dan bernegara dapat terus berjalan secara harmonis, sosialiasi empat plar kebangsaan ini juga dimaksudkan untuk membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya mewaspadai terbukanya arus informasi sebagai dampak modernitas dan globalisasi, yang akan sangat mudah membawa ideologi dari luar yang berpotensi mengikis ideologi bangsa.

“Itu sebabnya, sangat perlu untuk terus mensosialisasikan empat pilar kebangsaan di tengah-tengah masyarakat agar semangat persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara tetap terjaga,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menekankan, dengan terus disosialisasikannya empat pilar kebangsaan, Indonesia akan menjadi kuat dan tidak mudah terpecah-belah dengan isu-su yang menyesatkan, yang datangnya dari dalam maupun dari luar Indonesia.

HBK melanjutkan, walaupun perang terbuka seperti yang terjadi di Rusia dan Ukraina diprediksi tidak akan terjadi dalam kurun waktu beberapa puluh tahun kedepan, tapi pada saat ini, Indonesia masih sangat rentan terhadap perang bentuk lain yang kita kenal sebagai perang proxy.

“Jadi, Indonesia harus tetap mewaspada dengan adanya Proxy War atau Perang Proksi ini,” kata tokoh yang mengawali karir sebagai peronel TNI ini.

Perang Proksi sendiri adalah suatu peperangan dimana lawan menggunakan kekuatan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung.

HBK menjelaskan, akan menjadi masalah besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita kedepan, manakala para elite kekuasaan, tokoh-tokoh sentral yang sangat didengar, atau lembaga-lembaga swadaya masyarakat (LSM), manakala mereka tidak memahami bahwa mereka telah digunakan sebagai aktor penting atau pelaku utama dari sebuah Perang Proksi.

Seperti melakukan pengikisan, pelemahan, bahkan penghancuran terhadap nilai-nilai penting dan fundamental dari perjalanan kehidupan Indonesia sebagai bangsa.

Bahkan secara tidak disadari, saat ini, kata HBK, ada segelintir elite-elite di Indonesia yang diistilahkan HBK telah sanggup berselingkuh dan bahkan menghianati warisan penting dan fundamental dari para pendiri bangsa Indonesia yaitu empat pilar kebangsaan demi kepentingan pribadinya.

Padahal, empat pilar kebangsaan telah terbukti mampu menjaga dan mempersatukan Indonesia sebagai sebuah bangsa. “Menurut saya, isu dan stigmatisasi Caleg Impor adalah salah satu bentuk dari pada Perang Proxy yang telah hadir di tengah-tengah kita,” tandas HBK.(*)

 

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Universitas Hamzanwadi Siapkan Karier Mahasiswa Sebelum Lulus Kuliah

7 Desember 2022 - 17:54 WIB

Puluhan KK Korban Gusuran KEK Mandalika Tempati Hunian Baru

7 Desember 2022 - 09:52 WIB

Anggota DPR RI F-PDIP Rachmat Hidayat Bantu Penyandang Disabilitas di Lombok Timur

7 Desember 2022 - 09:39 WIB

Demi Wujudkan 1 Juta Al-Qur’an, Pemdes Permis Hadirkan Habib Ahmad Alhabsy

7 Desember 2022 - 08:37 WIB

Pantau Pencairan BLT di Lombok Timur, Rachmat Hidayat Ajak Penerima Bantuan untuk Bersyukur

3 Desember 2022 - 17:19 WIB

Presiden PKS Sowan ke Ponpes Tebu Ireng, Ini Harapannya!

28 November 2022 - 07:57 WIB

Trending di Kanal Jatim