Home / Daerah / Jatim

Jumat, 13 Agustus 2021 - 17:26 WIB

Pembahasan PAPBD Jatim Molor ? Sahat : Kami menunggu Eksekutif

Editor - ANANG

Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak bersama Gubernur Khofifah Indar Parawasa usai acara sidang paripurna beberapa waktu lalu

Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak bersama Gubernur Khofifah Indar Parawasa usai acara sidang paripurna beberapa waktu lalu

Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak bersama Gubernur Khofifah Indar Parawasa usai acara sidang paripurna beberapa waktu lalu

SURABAYA KANALINDONESIA.COM Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak menegaskan pelaksanaan PAPBD/PAK menunggu hasil perubahan RPJMD yang saat ini sedang didalami oleh Pansus RPJMD DPRD Jatim.

“Untuk pembahasan menuju PAK. Kami masih menunggu penetapan perubahan RPJMD yanvg . Setelah itu proses berikutnya adalah RKPD Rencana Kerja Perangkat Daerah yang merupakan breakdown dari RPJMD penyesuaian dari perubahan RPJMD,” Kata Sahat dikonfirmasi wartawan terkait pembahasan PAK yang terkesan molor, padahal ini sudah masuk bulan Agustus. Namun belum ada tanda tanda dilakukan pengajuan PAPBD / PAK, Kamis (12/8/2021).

Sahat lantas menjabarkan bahwa setelah proses pembahasan RKPD lanjut Sahat maka barulah menuju ke pembahasan PAPBD/PAK, mulai penyapaian KUAPPAS, penandatanganan kesepahaman eksekutif legislatif, lalu penyampaian nota keuangan Gubernur, pembahasan di komisi komisi dan seterusnya hingga penetapan PAPBD 2021.Apakah saat ini terlambat ?

Baca Juga  SIG Resmikan Bantuan Pembangunan TPQ dan Renovasi Masjid Manba’ul Ulum di Kabupaten Gresik

“Nggak ini tidak terlambat masih onthetrack. Cuman Sebenarnya PAK ini yang berkepentingan adalah eksekutif. Karena yang mengajukan adalah eksekutif, jadi dewan ini pada posisi menanti. Yang mau diubah apa sehingga kita bahas. Kalau mereka tdak memanfaatkan waktu yang ada, ya mereka sendiri yang rugi,” ungkap politisi Golkar ini.

Wakil rakyat yang sudah 3 periode menjadi anggota DPRD Jatim ini menceritakan, bahwa pembahasan PAK juga pernah di bahas di bulan September. “Saya selama menjadi anggota dewan pernah meyaksikan pembahasan RPJMD hingga pembahasan PAK pada bulan September. karena kita saat itu pada masa transisi anggota DPRD yang lama ke yang baru (hasil pemilu pilleg) saat itu dilantik pada 30 Agustus. Dan begitu dilantik anggota dewan yang baru ini langsung membahas RPJMD dan PAK pada bulan September. Jadi ini masih pada batas waktu yang normal,” kata Sekretaris Golkar Jatim yang juga Wakil Ketua FKPPI dan Dewan Penasehat KBPP Polri Jatim ini.

Baca Juga  Berbaur Dengan Masyarakat Blitar, Kader dan Pengurus DPW Nasdem Jatim Seru Seruan Ikuti Pesta Rakyat 17 Agustus

Jika melihat scedule pembahasan dia yakin hari ini (Jum’at, 13/8/2021) bahan pokok PAK yaitu perubahan RPJMD akan ditetapkan. “Tidak ada kendala insyaallah hari ini akan di dog untuk penetapan RPJMD. Cuma ya apapun kita ini kita kerja kan harus ada targetnya,” pungkasnya. Nang

 

Share :

Baca Juga

Jatim

Ketua DPD RI: Semangat dari Lamongan Bisa Jadi Inspirasi untuk Melawan Covid-19

Birokrasi

Selama Tahun 2021, Kejari Surabaya Berhasil Selamatkan Uang Negara Capai Rp 85 Miliar

Jatim

Pasien Isoman Covid di Jatim Hampir 28 Ribu, Ketua DPD RI Ingatkan Pemda Rutin Pantau

Jabar

Petugas Gabungan Kecamatan Indramayu Monitoring Penerapan Prokes PTMT di SDN 6 Margadadi

Jatim

Wali Kota Kediri Tekankan Warga Untuk Kooperatif Ikuti 3T
Penampakan para ziarah makam Gus Dur di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang. Foto : Fa'iz

Daerah

Covid-19 Dinilai Melandai, Makam Gus Dur Mulai Dibuka Hingga Malam

Jatim

Ribuan Ulama dan Masyarakat Lintas Negara Mengikuti Ikhtiar Bathin Mengetuk Pintu Langit di Polres Jombang
Pasutri (mengenakan rompi tahanan), tersangka kasus kredit macet bank jatim saat digiring petugas Kejari Tanjung Perak, (foto: Ady_Kicom)

Birokrasi

Kejari Tanjung Perak Tetapkan Pasutri Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Kredit Macet Bank Jatim Sebesar Rp60 Miliar