Menu

Mode Gelap
Bersama Pemkab Ponorogo, UMPO Launching Aplikasi Digital-Media Reka Creative Desa Gagal Pengereman, Hasil Penyelidikan Laka Bus Wisata di Magetan Grup Band Slank Bakal Ramaikan Kota Tidore 3 Terdakwa Kasus Ambruknya Seluncur Kenpark Diadili di PN Surabaya Operasi Skala Besar Gengster, Jajaran Polrestabes Surabaya Amankan 26 Orang Pemuda

Kanal Opini · 31 Okt 2022 17:01 WIB

Pertarungan Nasab dan Nasib


					Pertarungan Nasab dan Nasib Perbesar

Oleh : M. MUFTY MUBAROK

Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPP LPKAN Indonesia

Peluang Besar Wajah Baru
Sindir menyindir antar petinggi negara pecah dimana mana ditambah, saling serang antar ketum parpol tak henti hentinya ambyar. Bertebaran Lembaga survey politik dan relawan bak jamur di musim hujan di mana mana.

Intinya menunculkan tiga besar nama capres 2024 yaitu Ganjar Pranowo (GP), Anies Baswedan (AB), Prabowo Subianto (PS). GP dan AB adalah wajah baru, yang masih terus akan naik elektabilitasnya karena popularitas masih belum maksimal sementara wajah lama PS elektabiltas dan popularitasnya sudah maksimal.

Dua wajah baru GP dan AB sudah diumumkan, AB sudah dideklarasikan oleh Partai NasDem besutan Surya Paloh dan GP dideklarasikan oleh PSI yang tidak lolos parlemen dan sementara PS sudah dideklarasikan partainya sendiri Gerindra.

Sementara wajah lama adalah (PS) adalah yang sudah 3 kali maju di bursa presiden. Tiga capres ini belum memenuhi persayaratan karena belum mendapatkan 115 kursi DPR atau 20 persen Presidential Threshold.

AB perlu 2 partai lagi kemungkinan PD dan PKS, sementara GP mesih perlu 3 partai lagi kemungkinan PDIP sendiri dan atau KIB (Golkar, PAN dan PPP) dan Prabowo juga perlu satu partai misalnya PKB sedangkan PDIP akan bermain cantik di last minute karena PDIP bisa mencalonkan sendiri. PDIP tampaknya akan mecalonkan kader sendiri atau dari luar. Tapi semua partai masih tetap cair karena yang kekal adalah kepentingan dan jatah jatah kabinet nantinya.

Bursa Cawapres lebih seru lagi karena banyak wajah wajah baru: Puan Maharani, Airlangga Hartarto, Sandiaga, Mahfud MD, AHY, Erick Thohir, Ridwan Kamil, Khofifah, Cak Imin, Zulhas, dan lain-lain. Memang dalam praktek partai politik tidak berbanding lurus dengan kandidat capres yang diusung.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wajah KAHMI Pasca Munas XI

30 November 2022 - 23:18 WIB

Menjaga Keutuhan Bangsa

25 November 2022 - 10:13 WIB

Memaknai Hari Guru

25 November 2022 - 08:27 WIB

Pemuda 23 tahun Asal Desa Banyu Urip Lombok Tengah-Nusa Tenggara Barat Berhasil Ekspor Kopi 18 Ton ke Malaysia

9 November 2022 - 06:58 WIB

Azerbaijan Rayakan Ulang Tahun Kedua Hari Kemenangan Atas Pendudukan Armenia

3 November 2022 - 13:39 WIB

Hujan Menurut Islam: Berkat Atau Musibah?

20 Oktober 2022 - 11:51 WIB

istimewa
Trending di Kanal Opini