Home / Nasional

Jumat, 25 Maret 2022 - 07:57 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Sumur Pompa Hidram di Desa Oinlasi

Editor - ARSO

TIMOR TENGAH SELATAN, KANALINDONESIA.COM: Presiden Joko Widodo melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 24 Maret 2022, dengan mengunjungi Desa Oinlasi di Kecamatan Mollo Selatan. Di lokasi tersebut, Presiden meninjau secara langsung program sumur pompa hidram untuk penyediaan air bagi warga setempat.

Tiba di lokasi peninjauan, Kepala Negara menyimak penjelasan panel yang disampaikan oleh Wakil Asisten Logistik Kasdam IX/Udayana, Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok. Dalam penjelasannya, Djefri mengatakan bahwa proyek pompa hidram tersebut dilaksanakan di seluruh wilayah Kodam IX/Udayana yang mencakup Bali dan Nusa Tenggara.

“Untuk keseluruhan di Bali Nusa ada 227 (pompa), kemudian di NTT sendiri 175 titik, kemudian di TTS sendiri ada 43 titik, Bapak Presiden,” ujarnya.

Baca Juga  FS Tersangka, Ketua Setara Institute: Kapolri Lulus Ujian Terberat

Lebih lanjut, Djefri menjelaskan bahwa kegiatan pengadaan pompa hidram ini akan dilanjutkan pada tahun berikutnya, baik untuk kebutuhan penyediaan air minum maupun pertanian. “Sekarang kita sudah mengerjakan untuk yang pertanian ada dua titik yang dikerjakan, pertama di Rote Ndao, kedua di Bali,” tambahnya.

Cara kerja pompa hidram ini yaitu sumber air dibendung kemudian dikumpulkan di bak retensi. Setelah itu, air dialirkan menggunakan energi kinetik dengan memanfaatkan sudut elevasi ke bawah untuk kemudian diterima pompa hidram.

Setelah itu, pompa hidram akan mendorong air ke atas untuk kemudian dimasukkan ke bak reservoir primer lalu ke reservoir sekunder untuk kemudian dialirkan ke rumah-rumah penduduk. Karena menggunakan energi kinetik, pompa hidram ini dapat dioperasikan tanpa listrik.

Baca Juga  Bunuh Diri Akibat Rentenir Masih Marak, LaNyalla: Salah Satu Dampak Kemiskinan Struktural

Secara keseluruhan, dari 227 titik yang akan dibangun pompa hidram, 201 titik telah selesai dan 26 sisanya masih dalam proses pembangunan. Program pompa hidram ini diharapkan dapat bermanfaat bagi 36.849 KK atau 148.995 jiwa se-Bali dan Nusa Tenggara. Di Desa Oinlasi sendiri pompa hidram telah selesai dibangun dan dapat digunakan oleh 54 KK atau 210 jiwa.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau pompa hidram yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati TTS Egusem Pieter Tahun.

Share :

Baca Juga

Bisnis

Kolaborasi Blibli dan BCA Hadirkan Kartu Kredit BCA Blibli Mastercard

Budaya

Ketua DPR RI Dukung Kebaya Diperjuangkan Jadi Warisan Tak Benda dari Indonesia

ACEH

Dinas PUPR Kabupaten Ponorogo Mulai Lelang Proyek Infrastruktur 2021

Nasional

Pastikan Semua Aman dan Berkhasiat, Airlangga: Tidak Perlu Ragu dan Pilih Vaksin

Birokrasi

Ungkap Kasus Korupsi KMK Bank Jatim Cabang Mojokerto, 3 Orang Ditahan Kejari Kota Mojokerto

Daerah

Gerakan #Indonesiapastibisa Diapresiasi Pemkab Bekasi Dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Birokrasi

PT KAI Daop 8 Surabaya Gandeng Kejaksaan Untuk Permasalahan Hukum

Birokrasi

KAI Daop 8 Surabaya Bagikan Paket Takjil Gratis Kepada Calon Penumpang Mudik Lebaran