Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Selasa, 10 Mei 2022 - 19:05 WIB

Produksi Pasta Gigi Palsu Brand Ternama Sebanyak 3 Karton, Dua Terdakwa Divonis 8 Bulan Penjara

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Muhammad Syahrul Mukhtarom dan Nurwahyudi Fatulah (berkas terpisah) dinyatakan terbukti bersalah dan divonis masing-masing selama 8 bulan penjara. Sebab, keduanya nekat memproduksi pasta gigi palsu bermerek sebanyak 3 karton.

Dalam melakukan aksinya, kedua terdakwa bekerja sama dengan salah seorang rekannya bernama Johan. Saat ini Johan yang menjadi otak dari kejahatan pemalsuan pasta gigi tersebut berstatus buron (DPO).

Dalam amar putusan majelis hakim yang diketuai Suparno menyatakan perbuatan para terdakwa telah memenuhi unsure pidana dalam pasal di surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Deddy Arisandi dari Kejari Surabaya.

“Mengadili, menyatakan para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan juncto pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP,” kata Hakim Suparno saat membacakan putusan di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (10/5).

Baca Juga  Sebanyak 48 Tim Futsal, Unjuk Kebolehan Dalam Turnamen GPK Cup

Menanggapi putusan tersebut, kedua terdakwa yang tidak didampingi pengacara saat menjalani persidangan menyatakan menerimanya. “Terima Pak Hakim,” ujar kedua terdakwa bersamaan.

Dalam sidang dengan agenda penuntutan sebelumnya, JPU Deddy menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 12 bulan. Dasar tuntutannya sama, yakni undang-undang kesehatan.

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat Johan mendatangi Muhammad Syahrul Mukhtarom pada November 2021 di Jalan Kendangsari Gang VI, Tenggilis Mejoyo. Tujuannya untuk menawarkan membuat pasta gigi palsu. Tawaran tersebut kemudian disetujui oleh Syahrul.

Baca Juga  Blitar Sumbang Stok Nasional Gula Hingga 100 Ribu Ton

Johan lalu mengajari cara pembuatan pasta gigi palsu. Setelah itu proses produksi berjalan hingga menghasilkan 5 karton. Sebanyak 3 karton kemasan 75 gram dengan rincian masing-masing karton berisi 12 pack yang berisi 12 pieces pasta gigi palsu diantar kepada Nurwahyudi atas permintaan Johan. Tujuannya yakni untuk dijual kembali.

Dari penjualan tersebut, didapatkan Rp 1,8 juta dan dibagikan kepada Nurwahyudi sebanyak Rp 800 ribu. Sedangkan Syahrul dan Johan masing-masing Rp 500 ribu. Ady

Share :

Baca Juga

Jabar

Patroli Wiralodra Polsek Indramayu Jaga Obvit dari Gangguan Kamtibmas

Daerah

Wagub Emil Dardak Bilang Meski BOR Turun, Pembukaan Aktivitas Ekonomi Harus Dilakukan Dengan Sangat Hati-hati

Daerah

Masyarakat Papua Dihimbau Tidak Terhasut dengan Ajakan yang Tidak Suka Mencintai Kamtibmas

Jabar

Polsek Juntinyuat Rutin Patroli Strong Point Wiralodra Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Jabar

Sosialisasi Perbup dan Inmendagri Oleh Personel Polsek Juntinyuat

Demokrasi

SETARA Institute : Suara Mahasiswa Harus Jadi Atensi Utama

Jatim

Tim Jihandak Polda Jatim Diterjunkan Ke Jalan Brawijaya untuk Ngecek Temuan Dugaan Granat

Jateng

Polda Jateng Berhasil Razia 7400 Kendaraan Berknalpot Brong