Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Jumat, 27 Mei 2022 - 16:16 WIB

Ranjau Narkoba dalam Pot Bunga, Syahril Dituntut 7 Tahun Penjara

Editor - ADDY

Terdakwa Moch Syahril mendengarkan tuntutan di PN Surabaya

Terdakwa Moch Syahril mendengarkan tuntutan di PN Surabaya

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Berbagai cara para pelaku dalam mengedarkan narkoba. Modus terbaru dipakai kini diranjau menggunakan pot bunga. Hal itu ternyata dilakoni Moch. Syahril Hidayatullah saat mengedarkan sabu dan ganja.

Seperti didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pria warga Jalan Kedung Klinter ini berawal dihubungi oleh Sultan (DPO). Yang saat itu memesan sabu kepada terdakwa seberat 0,5 gram seharga Rp550 ribu.

Transaksi pun terjadi, uang yang diterima terdakwa hanya Rp400bribu. Sisanya akan diberikan jika berhasil mendapatkan sabu tersebut.

Pada hari Kamis, tanggal 2 Desesmber 2021, pukul 12.00 WIB, terdakwa dihubungi Yulian (DPO) untuk memesan sabu dengan harga Rp600 ribu. Yulian meminta pembayaran ditransfer ke rekening atas nama Anwar Anam.

Baca Juga  Perkuat Produksi Pertanian, di HUT ke-50 Petrokimia Gresik Gelar One Day Promotion

Kemudian, selain sabu tersebut terdakwa menghubungi Tae (DPO) untuk memesan ganja seharga Rp 300 ribu. Seperti halnya Yulian, Tae juga meminta pembayaran ke rekening atas nama Ngatemi.

Setelah menerima pembayaran, Tae menyerahkan ganja didepan Gang Kedung Klinter. Disusul satu jam kemudian Yulian menyerahkan sabu di pot bunga depan Gang Kedung Klinter Surabaya.

Usai menerima kedua narkotika tersebut, terdakwa mengambil sedikit narkoba sabu untuk dipakai sendiri. Sementara ganja seberat 9,70 gram disimpannya. Ternyata, aksi terdakwa sudah tercium anggota kepolisian Satreskoba Surabaya. Terdakwa akhirnya diamankan saat berada di dalam rumah.

Baca Juga  Mengisi HUT ke 77 Kemerdekaan Indonesia, Polsek Punung Gelar Ngopi Bareng Bersama Kapolsek

Atas perbuatannya tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009.

“Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Moch Syahril selama 7 tahun serta pidana denda sebesar 2 miliar subsider 6 bulan kurungan,” kata JPU Siska saat membacakan amar tuntutannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (27/5).

Tehadap tuntutan tersebut, terdakwa yang tidak didampingi pengacara saat menjalani sidang memohon keringanan kepada majelis hakim yang diketuai Martin Ginting.

“Mohon keringanan Pak Hakim. Saya menyesal,” ujar terdakwa.

Share :

Baca Juga

Jabar

Pendisiplinan Prokes di Pusat Perbelanjaan Oleh Personel Polsek Indramayu

ACEH

Kapolda Terima Audiensi Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Aceh

Jabar

Personel Polsek Gabuswetan Sampaikan Imbauan Pencegahan Covid-19 kepada Warga Desa Babakanjaya

Hukum

Korban Penipuan CPNS Yang Dilakukan Putri Nia Daniaty, Ini Penuturannya

Daerah

Komisi B DPRD Jatim Desak Dinas Pertanian Tidak Takut Eksekusi Tanah Miliknya yang Dikuasai Pihak Lain, Amar : Sikat saja !

Demokrasi

Peringatan Hari Kesadaran Tsunami Dunia, Sekretaris Utama BNPB: Karena Selamat Adalah Hak Kita Semua

Jatim

Sebanyak 45 Rumah Warga Jember di Tiga Desa Terendam Banjir

Jatim

265 Anak Yatim Piatu Terdampak Covid 19 di Ponorogo Mendapat ATENSI dari Kemensos