Home / Birokrasi / Bisnis / Daerah / Demokrasi / Ekbis / Jatim / News / Pendidikan

Kamis, 23 Juni 2022 - 16:16 WIB

Rektor Siti Marwiyah Kukuhkan Guru Besar Unitomo Surabaya ke-19

Editor - ADDY

Rektor, Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H., menyematkan samir Guru Besar kepada Prof. Dr. Drs. Ec. Slamet Riyadi, M.P., M.M. (foto: istimewa)

Rektor, Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H., menyematkan samir Guru Besar kepada Prof. Dr. Drs. Ec. Slamet Riyadi, M.P., M.M. (foto: istimewa)

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Guru besar di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya bertambah satu lagi. Terbaru, Rektor Dr. Siti Marwiyah, SH., MH. resmi mengukuhkan Prof. Dr. Drs. Ec. Slamet Riyadi, MP, MM, sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Manajemen.

Pengukuhan guru besar ke-19 berlangsung di Auditorium Ki H Mohammad Saleh lantai 5 gedung F kampus Unitomo Jalan Semolowaru Surabaya, Kamis (23/6/2022). Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA tu­rut hadir dan menyerahkan langsung Surat Keputusan pengangkatan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini sebagai guru besar.

Baca Juga  Polisi Umumkan Penetapan Ferdy Sambo sebagai Tersangka

Dalam orasinya Slamet Riyadi menyampaikan pemikiran tentang Model dan Strategi Meningkatkan Ke­unggulan Daya Saing Industri Batik Tulis Menuju Go Internasional. Menurutnya, kontribusi industri batik terha­dap perekonomian nasional sejauh ini belum optimal.

“Nilai ekspor indus­tri fashion Indonesia sebelum pandemi global melanda beberapa tahun lalu sudah mencapai hampir 20 milyar US Dollar per tahun, atau senilai hampir 4 persen PDB Indonesia. Dari jumlah itu, nilai ekspor industri batik sebagai salah satu bahan baku produk pakaian jadi masih di bawah 100 juta US Dollar per tahun, tidak sampai 1 persen dari total nilai ekspor industri fashion. Padahal Indonesia memiliki ratusan sentra industri batik, dengan hampir 40 ribu unit usaha yang menyerap hingga 200.000 tenaga kerja,” ujar Slamet.

Baca Juga  Pre-Launcing Taman Sekar Wilis sebagai Destinasi Baru di Ponorogo

Di antara sentra-sentra batik yang ada di Indonesia, meski didominasi industri kecil dan menengah (IKM), menurut Slamet, cukup banyak yang sebenarnya punya prospek menembus pasar internasional.

Share :

Baca Juga

Jatim

Optimalkan Pengelolaan Publikasi, Diskominfo Kota Kediri Kenalkan Aplikasi Simalik

Birokrasi

Sidang Hakim Itong Sempat Diwarnai Penolakan Pembacaan Dakwaan Kedua oleh Ketua Majelis Hakim

Jatim

Tangis Haru Fia Saat Memilih Sekolah dan Dibiayai oleh Mas Dhito

ACEH

Vaksinasi Booster di Aceh Capai 10.97 Persen

Health

Tinjau Vaksinasi di Stadion Patriot, Presiden: Model Seperti Ini Agar Diterapkan di Daerah Lain
Kepala Kejati Jatim Mia Amiati wawancara seusai sidang MSAT di PN Surabaya, (foto: Ady_Kicom)

Birokrasi

Sidang Anak Kyai Jombang, Kajati Jatim: Ada permintaan dari penasihat hukum terdakwa

Jabar

Berantas Perdagangan Miras Ilegal, Polsek Indramayu Tingkatkan Operasi Pekat

Jatim

Berikut 12 Nama Pewarta Foto Indonesia yang Ikut UKPFI Surabaya