Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Senin, 21 Februari 2022 - 19:11 WIB

Sakit Hati Karena Dipecat, Alasan Pelaku Bunuh Juragan Isi Ulang Manukan Tama Surabaya

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Keberadaan pelaku pembunuhan terhadap Shien Cuan (56), juragan depo isi ulang berhasil diungkap anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pelaku itu bernama Nurhuda (31), warga Jalan Manukan Indah Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengungkap, bahwa Nurhuda sebelumnya telah merencanakan terhadap korban yang tak lain adalah mantan juragannya tersebut.

Kejadian nahas itu terjadi pada tanggal 7 Januari 2022 lalu. Shien Cuan itu tewas bersimbah darah di depan rumahnya. Korban mengalami luka di bagian kepala.

“Pelaku Nurhuda merencanakan pembunuhan ini karena mengaku sakit hati setelah dipecat,” kata Kombes Yusep di Mapolrestabes Surabaya, Senin (21/2/2022).

Baca Juga  Perkuat Produksi Pertanian, di HUT ke-50 Petrokimia Gresik Gelar One Day Promotion

Nurhuda tidak terima dipecat atas tuduhan sering mencuri uang selama bekerja. Untuk itu, dia lantas mengajak rekannya berinisial YL yang saat ini masih buron untuk menghabisi mantan juragannnya itu.

Polisi mengidentifikasi para pelaku dari rekaman kamera closed circuit television (CCTV) yang terpasang di sekitar tempat kejadian perkara.

Menurut Kapolrestabes Yusep, kedua pelaku melakukan pembunuhan dengan sadis, yaitu menghantamkan paving block ke arah kepala korban berkali-kali.

“Modusnya dengan mematikan aliran listrik di rumah korban. Tujuannya untuk memancing korban keluar rumah,” ujarnya.

Baca Juga  Kasubdit Wil.III Direktorat Air Minum dan Kepala BPPW Maluku Utara Kunjungi Pemda Tidore

Korban Shien Cuan sempat berteriak minta tolong saat dianiaya oleh kedua pelaku di depan rumahnya. Sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar, namun akhirnya tidak tertolong karena terlalu banyak darah yang mengucur dari kepalanya.

Pelaku Nurhuda dijerat Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Kami masih kejar pelaku YL. Sudah kami tetapkan dalam daftar pencarian orang atau DPO,” pungkasnya. Ady

Share :

Baca Juga

Jabar

Kapolsek Juntinyuat Pimpin Operasi Gabungan Pendisiplinan Prokes

Jabar

Serahkan Bansos di Pasar Harjamukti Cirebon, Presiden: Untuk Modal Usaha

Jabar

PPKM Level 3, Bhabinkamtibmas Polsek Cantigi Rutin Sambangi Warga

Daerah

Satgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022: Jangan Memandang Rendah Kaum Perempuan

Jatim

Wali Kota Kediri Lantik Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator

Health

Unair – TNI Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di Indonesia

ACEH

Fun Bike Polda Aceh Warnai Rangkaian Hari Bhayangkara Ke-76

Maluku Utara

Persoalkan Tanam Jagung di Tugulufa, Muhammad Sinen: Ketua Komisi III DPRD Tikep Dangkal Berfikir