Home / Daerah

Selasa, 10 Mei 2022 - 16:53 WIB

Sejumlah Ternak Sapi di Desa Sembung Gresik Terkena PMK, Menular Lewat Air dan Udara

Editor - ARSO

GRESIK, KANALINDONESIA.COM : Kementrian Pertanian dan Peternakan Republik Indonesia Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH. adalah Menteri Pertanian Indonesia ke-28 yang menjabat sejak tanggal 23 Oktober 2019 di Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024. Pada kesempatan ini Yasin mengunjungi kandang ternak sapi yang berada di Dusun Juwetsembung, Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Gresik, Selasa (10/05/2022).

Kementan hadir ditengah masyarakat pedesaan kali ini, untuk meninjau langsung ke lokasi peternakan sapi di daerah Gresik bagian selatan yang terkena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Wabah PMK rupanya tengah melanda hewan peliharaan sapi di Desa Sembung, berdasarkan data, hewan sapi yang mati selama ada wabah ini dalam pekan terakhir sudah beberapa ekor.

Akibatnya, daripada menanggung rugi banyak, ketika melihat sapinya dalam kondisi kritis, peternak setempat rela menjual rugi kepada jagal untuk di sembelih. Daripada mati sia-sia.

Belum jelas penyebabnya, masih dalam uji laboratorium.

Gejala awal,sapi Anam menderita batuk yang di sertai pilek dan bau lendir yang keluar dari hidung sapi itu bak seperti bau bangkai. Hingga, menurut pengakuan penjaga kandang, tidak kuat menahan bau anyir tersebut.

Baca Juga  Model Rambut Baru, Kenakan Rompi Tahanan MSAT Hadir Sidang Offline di PN Surabaya

“Bau lendirnya basin mas banget, sampai ga kuat nahan,”kata Joyo pemelihara sapi di kandang Anam.

Joyo pun menceritakan kalau, wabah penyakit seperti ini sudah ada sejak tahun 1980, pada tahun 2022 muncul lagi.

“Sekitar tahun 1980 an penyakit seperti ini pernah ada, terus hilang, baru ada bulan-bulan ini,”katanya sambil memberi makan sapi.

Pada kesempatan ini, Menteri Pertanian dan Peternakan Syahril Yasin Limpo mengatakan bahwa,”penyakit Mulut dan Kuku ini tidak bahaya angka tingkat kematiannya rendah, ibarat virus korona adalah Omicron,”kata dia.

Yasin menambahkan,”bagi para peternak tidak usah kawatir, PMK ini tidak menular ada manusia, tapi menularnya sesama hewan, penyakit Ini bahaya bagi hewan, penularannya bisa lewat angin atau kontak langsung, maka dari itu kita melakukan pengetatan, jangan sampai menyebar luas,”sambungnya.

Baca Juga  Usai Prabowo Nyatakan Siap Maju sebagai Capres, Gerindra Jawa Timur Langsung Gas Poll Gerakkan Mesin Partai

Dalam sambutanya, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menyampaikan,” terimakasih kepada pak menteri atas respon cepatnya, sementara wilayah yang teridentifikasi PMK adalah, Gresik Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo,”ujar Yani.

Yani juga menegaskan, PMK tidak menular ke manusia, insyaallah bisa kita selesaikan, dengan menunggu vaksin, Gus Yani juga menyampaikan rasa syukurnya kepada pemerintah provinsi Jawa timur.

“Terimakasih kepada semua jajaran OPD Jatim, dan kementerian, kami sudah melakukan pendataan tentang keberadaan sapi yang sakit, sembuh dan yang meninggal, siang hari ini kami mendapat bantuan vaksin, akan kita bagikan dengan rata, kami juga akan bekerjasama dengan Unair untuk vaksin terhadap sapi yang sudah terjangkit,” jelasnya.

“Sementara, pasar hewan kami tutup, untuk membatasi penularan kita lakukan pengetatan agar tidak menyebar luas, berdasarkan data, sejak (28/4) hingga detik ini, jumlah sapi yang sakit sebanyak 200 ekor, yang mati 4, yang sudah sembuh 20,”pungkasnya.(Irwan)

Share :

Baca Juga

Health

RSUD Caruban Dianggap Tolak Pasien, Siapkan Hukum

Jabar

Kapolri Harap Sinergi dengan Mahasiswa untuk Akselerasi Vaksinasi Terus Berlanjut

Jatim

Satlantas Polres Ponorogo Razia Kereta Kelinci
Bupati Ponorogo Kang Sugiri bersama Ketua TP PKK Susilowati berikan sembako kepada warga dan kartu BPJS Ketenagakerjaan

Jatim

Bupati Kang Giri Bersama TP PKK Salurkan Sembako Kepada Warga Sendang Jambon

Jatim

Forkopimka Benowo Gelar Rakor Lintas Sektor Agama, Menjelang Persiapan Nataru

ACEH

Kapolda Aceh Ajak Semua Pihak Sukseskan Pemilu 2024

Jabar

Ini Lokasi Patroli Strong Point Personel Polsek Indramayu

Jatim

Kapolresta Sidoarjo Salurkan Bantuan ke Warga Kedungcangkring Sidoarjo