Menu

Mode Gelap
Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line Kepergok Selingkuh, Ribut Winarko Cekik dan Tusuk Istri 8 Kali Tukang Las Asal Sidoarjo Dituntut Jaksa Hukuman Mati Sidang Mafia BBM Laut, Jaksa Cecar Direksi PT Bahana Line Soal Keluar Masuk Uang Perusahaan Jaksa Tuntut Mantan Panpel Arema FC Abdul Haris 6 Tahun 8 Bulan Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang

Daerah · 25 Jan 2023 10:47 WIB

Tepis Viralnya Berita Oknom Guru Sukwan Jadi Pelakor, (RMS) Terduga Pelapor Nyatakan Diancam


 Tepis Viralnya Berita Oknom Guru Sukwan Jadi Pelakor, (RMS) Terduga Pelapor Nyatakan Diancam Perbesar

Foto Ilustrasi versi google

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM
Berita viral salah seorang ibu sukwan yang diduga menjadi perebut suami orang (Pelakor), semakin merebak hingga sempat menggoncang dunia pendidikan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Kendati demikian, pasalnya hal itu masih belum bisa dibuktikan kebenarannya setelah RMS yang menjadi terduga pelapor menepis viralnya pemberitaan mirng itu.

Ia menyatakan, bahwa hubungan dekat dirinya dengan MN hanyalah sebatas hubungan pertemanan biasa.

RMS juga menyampaikan, bahwa dalam hubungan dekatnya itu dirinya tidak pernah merasa memberikan hal-hal yang spesial terhadap laki-laki berisinial MN yang juga merupakan salah seorang pejabat Plat Merah.

Bahkan RMS juga mengaskan, tidak pernah merasa ingin merebut kebahagiaan Wiwit Andayani bersama suaminya (MN).

“Kami tidak ada hubungan khusus dan hubungan kami itu hanya sebatas teman meskipun saya pernah diajak menjadi istrinya, dan itupun saya tolak meski dia (MN), juga sempat mengancan saya disetiap ajakannya untuk nikah itu saya tolak.” kata RMS saat dikonfirmasi awak media, selasar siang (24/01/2023).

RMS juga menjelaskan, viralnya pemberitaan miring dirinya diberbagai media massa itu telah memnuat dirinya merasa sangat tidak enak hati karena saya merasa nama baik saya menjadi tercemar.

Pasalnya, persoalan itu adalah ranah masalah pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan lembaga pendidikan di sebuah yayasan tempat kerja saya.

“Jadi tolong pemberitaan itu juga jawan bawa-bawa nama yayasan lembaga pendidikannya tempat saya bekerja agar nama baiknya tidka tercoreng karena issu tidak benar ini.” Tegasnya.

Kasus dugaan pelakor tersebut hingga kini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan setempat pada tanggal ( 09-01-23 ) kemarin.

Kendati demikian, hal tersebut belum mendapatkan tanggapan karena diduga persoalan itu belum ada bukri yang kuat terhadap terduga.(Rom/Nang/Red).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT KAI Daop 7 Madiun Gelar Apel Peringatan Bulan K3 Nasional

8 Februari 2023 - 13:44 WIB

Aksi Blokir Jalan, Warga Sampung Tuntut Aktifitas Truk Tambang Dihentikan

8 Februari 2023 - 13:32 WIB

La Lisa Hotel Surabaya Gelar Event Kids & Mom Cooking Class “How To Make Boomber Burger”

8 Februari 2023 - 13:15 WIB

Peduli Sesama Polisi Sidoarjo Bagikan Makanan Pada Tamu Harlah Seabad NU

8 Februari 2023 - 08:32 WIB

Ongki Sanjaya, Kader HMI Malang Lahirkan IXON ESPORT dan Buktikan Bahwa Aktivis Tidak Hanya Berpolitik

8 Februari 2023 - 07:01 WIB

Saksi Kunci Sebut BBM Hasil Penggelapan Dijual ke PT Bahana Line

8 Februari 2023 - 05:03 WIB

Trending di Kanal Hukum