Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Senin, 20 September 2021 - 18:32 WIB

Tiga Pemabuk Cilik Tega Tusuk Korban Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Sidang kasus pengeroyokan Alvin hingga meninggal dunia dengan terdakwa Wildan, Aditya Tommy Firmansyah dan Muhammad Andhi Wahyudi kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin 20 September 2021.

Pada persidangan kali ini, jaksa penuntut umum (JPU) Hasan Effendi dari Kejari Tanjung Perak menjatuhkan tuntutan kepada ketiga terdakwa hukuman pidana selama 2 tahun dan 6 bulan penjara. Tuntutan tersebut karena perbuatan para terdakwa terbukti bersalah melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 170 ayat 2 ke-2 KUHP.

“Memohon kepada majelis hakim untuk menjatuhkan pidana kepada masing-masing terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan penjara,” tutur JPU Hasan saat membacakan amar tuntutannya di PN Surabaya.

Baca Juga  Diperiksa Terkait Laporannya, Samsudin ke Polda Jatim Tanpa Alas Kaki

Peristiwa pengeroyokan yang berujung penusukan itu terjadi dipicu lantaran ketiga terdakwa tersinggung dengan pernyataan korban. Selain itu, para terdakwa saat kejadian sedang dalam pengaruh minuman keras (miras).

Lebih tepatnya, sekitar pukul 24.00 WIB, tanggal 21 Mei 2021, Alvin bersama teman-temannya berjumlah 10 orang menghampiri ketiga terdakwa yang saat itu sedang pesta miras.

Salah satu teman dari korban, menuduh ketiga terdakwa telah mengambil HP milik temannya. Karena dituduh mengambil HP, selanjutnya terjadi keributan. Salah satu teman para terdakwa, Farhan (berkas terpisah) langsung memukul bagian kepala Alvin. Aksi tersebut diikuti oleh para terdakwa.

Baca Juga  Anniversary ke-40, Fakultas Bisnis dan Ekonomi UK Petra Gelar Eduverse di Pakuwon Mall Surabaya

Karena merasa masih sakit dituduh mengambil HP, terdakwa Wildan lari menuju warung untuk mengambil pisau. Setelah dekat dengan Alvin, pisau tersebut langsung ditusukkan ke tubuh Alvin bagian pinggang.

Dan tidak lama kemudian ada petugas patroli polisi datang, para terdakwa lalu membubarkan diri. Sedangkan kelompok dari Alvin membawa pergi dari lokasi kejadian. Selanjutnya ketiga terdakwa diringkus oleh petugas dari Polrestabes Surabaya.

Akibat perbuatan para terdakwa, Alvin mengalami luka lebam di kepala, telinga kiri, kelopak mata kanan dan kiri, luka lecet dan bengkak pada bibir, kuku jari tangan terlepas dan luka terbuka di punggung belakang. Ady

Share :

Baca Juga

Birokrasi

Soal Dugaan Korupsi Window Dressing BPRS Masih Diusut Kejari Kota Mojokerto

Jabar

Polsek Cantigi Gelar Patroli Sambang Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jabar

Kapolsek Juntinyuat Pimpin Pengamanan Vaksinasi di Balai Desa Juntiweden

Daerah

DPRD Jatim Desak Usut Tuntas Secara Hukum Insiden Ambruknya Wahana Waterpark Kenjeran

Demokrasi

Dugaan Korupsi, Puluhan Mahasiswa Kembalikan Uang Beasiswa ke Polda Aceh

Jabar

Personel Polsek Indramayu Sambangi Warga di Desa Binaannya

Jabar

Patroli Strong Point Polsek Indramayu untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Birokrasi

Tim Densus 88 Amankan Barang Bukti Dari Rumah Terduga Teroris, Seperti Kartu Pers