Home / Jatim

Rabu, 23 Juni 2021 - 15:50 WIB

Tuntut Transparansi Pembagian Lapak, Pedagang Pasar Legi Ponorogo Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa Damai

Editor - ARSO

pedagang lama pasar legi ponorogo saat melakukan aksi di depan gedung DPRD (Foto: JihanRanna_kanalindonesia.com)

pedagang lama pasar legi ponorogo saat melakukan aksi di depan gedung DPRD (Foto: JihanRanna_kanalindonesia.com)

pedagang lama pasar legi ponorogo saat melakukan aksi di depan gedung DPRD (Foto: JihanRanna_kanalindonesia.com)

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM : Forum Masyarakat Pedagang/UMKM yang terdiri dari ratusan pedagang Pasar Legi Selatan (Pasar Lanang), Pasar Legi Utara, Ex. Pengadilan, Ex. Stasiun, dan pedagang grosir melakukan aksi unjuk rasa damai di depan gedung DPRD Ponorogo, Rabu (23/6/2021).

Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya transparansi pembagian lapak, sistem zonasi, sempitnya lapak, isu jual beli lapak hingga pedagang grosir yang belum mendapatkan lapak.

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto berhasil menemui para pendemo dan melakukan mediasi dengan sejumlah perwakilan pedagang pasar.

“Sebagian pedagang Pasar Lanang belum mendapatkan tempat. InsyaAllah nanti cukup. Kita ada wacana kalau Pasar Lanang kalau sudah direnovasi akan jadi mal pelayanan publik. Jadi Pasar Legi yang baru itu jadi pusat perbelanjaan yang menyeluruh. Jangan sampai kebijakan yang ada semuanya salah. Kekurangan boleh tapi tetap ada evaluasi.
Pedagang harus masuk semua,” ujar Sunarto saat ditemui awak media.

Baca Juga  Kepala Desa Tidak Usah Takut, Kapolres : Diperas Laporkan !

Sementara itu, Didik Hariyanto perwakilan Forum Masyarakat Pedagang mengaku, jika hasil jawaban dari anggota dewan adalah jawaban yang normatif. Sebab, menurutnya dewan hanyalah menjembatani dan mengupayakan mereka saja.

“Saya rasa itu emang tugas pokok DPR. Namun warga juga ingin kepastian. Selama belum ada dialog dengan Perdakum, kami tidak akan menerima kunci dalam bentuk apapun. Ini jadi persoalan sendiri kalau ada yang nerima,” tegas Didik.

Baca Juga  Penyaluran (BLT) DD, Desa Wringinanom, Warga: Terimakasih Pak Jokowi

“Pemicunya itu cuman satu, pengambil kebijakan tidak ‘nguwongne’ (memanusiakan) pedagang. Tidak pernah diajak dialog. Mereka (pedagang pasar) punya rasa, manusia, bukan barang yang harus manut,” imbuh Didik.

Awalnya, pedagang pasar berkumpul di Pasar Legi, kemudian menuju gedung DPRD, lalu terakhir mereka melakukan aksinya di depan gedung Pemkab untuk menemui Dinas Perdakum. (jrs)

Share :

Baca Juga

Birokrasi

Soal Kasus Pengaturan Skor dan Suap Liga 3 Jatim, Polda Jatim Tahan 4 Tersangka

Jatim

PT. KBM Gelar Vaksinasi pada Kalangan Pelajar di Sidoarjo

Daerah

Nonton Formula E di Sirkuit Ancol, AHY Disambut Akrab Anies Baswedan

Jatim

Nyaris Terendam Air Waduk Bendo, Warga Ngadirojo Ponorogo Ramai-ramai Pindahkan Makam

Birokrasi

Berkas Pencabulan Anak Kandung di Sidoarjo Masih P19

Jatim

Stabilkan Harga Sembako, Wali Kota Kediri Bersama TPID Gelar Operasi Pasar Murni

Jatim

Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Bersama Penyuluh KB Peringati Hari Keluarga Nasional

Jatim

Kapolres Probolinggo Serahkan Bansos Beras kepada Ansor dan Banser