Home / Nasional

Jumat, 24 Juni 2022 - 11:39 WIB

[UPDATE] Pascaabrasi Pantai Minahasa Selatan, Pemerintah Setempat Siapkan Hunian Sementara

Editor - ARSO

MINAHASA SELATAN, KANALINDONESIA.COM: Pascaabrasi pantai yang melanda wilayah Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara pada Rabu (15/6) lalu, pemerintah setempat menyiapkan hunian sementara bagi para warga terdampak.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mengambil langkah cepat dengan melakukan proses pengerjaan hunian sementara sesuai arahan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat berkunjung ke posko pengungsian, Jumat (17/6) lalu.

“Pemerintah setempat juga diharapkan segera mengambil kebijakan untuk penyediaan lahan hunian baru (tetap) bagi masyarakat yang saat ini sudah terdampak maupun yang terancam abrasi pantai,” ujar Suharyanto.

Pada pelaksanaannya nanti, Suharyanto mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebagaimana praktik yang telah dilakukan guna penyediaan tempat tinggal bagi warga terdampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Baca Juga  Tekan Nol Emisi Karbon, Percepat Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

“Saya akan minta bantuan ke Kementerian PUPR saja biar cepat. Mereka sudah punya prototipe seperti yang sudah ada bagi warga lereng Semeru,” jelas Suharyanto.

Adapun hunian sementara tersebut berlokasi di wilayah Perkebunan Kelurahan Bitung (kompleks jalan menuju desa kilometer 3). Nantinya hunian sementara ini akan dihuni para warga yang rumahnya terdampak abrasi yang hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian.

Baca Juga  Tekan Nol Emisi Karbon, Percepat Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Selain itu, rencana relokasi pasar tradisional juga tengah disiapkan. Mengingat pasar ini berada dekat dengan titik terdampak dan beresiko terkena bencana serupa jika tetap dilokasi tersebut.

Berdasarkan data yang berhasi dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Jumat (24/6) pukul 01.20 WIB menyebutkan total jumlah pengungsi sebanyak 127 KK / 387 jiwa dengan rincian 53 KK / 134 jiwa di BPBU Kelurahan Lewet, 46 KK / 158 jiwa di Aula Sentrum PGA Uwuran Dua dan 28 KK / 95 jiwa di rumah keluarga ataupun kerabat.

Share :

Baca Juga

Nasional

Digrojok 3,2 Juta Ton Batu Bara, PLN Optimalkan untuk Jaga Listrik Tak Padam

Nasional

Waspada, Lowongan Pekerjaan Berbayar di Pegadaian adalah Hoaks

Birokrasi

Mudik Bareng Gratis 2022, Gubernur Jatim Berangkatkan 3.650 Pemudik

Nasional

LaNyalla: Presidential Threshold Akar Masalah, MK Harusnya Jaga Konstitusi

Nasional

Penuhi Komitmen Transisi Energi, Kini Giliran Pabrik Oksigen Gunakan REC PLN

Gadget

Jaga Udara Dalam Ruangan Agar Selalu Segar, Ini Tipsnya

Birokrasi

Kunjungan ke Kerajaan Mamuju, LaNyalla Sebut Kerajaan Bagian Tak Terpisahkan dari Indonesia

Nasional

Buka Pertemuan Pendahuluan B20, Presiden Jokowi Harapkan Kontribusi B20 Percepat Transformasi Energi