Menu

Mode Gelap
Bersama Pemkab Ponorogo, UMPO Launching Aplikasi Digital-Media Reka Creative Desa Gagal Pengereman, Hasil Penyelidikan Laka Bus Wisata di Magetan Grup Band Slank Bakal Ramaikan Kota Tidore 3 Terdakwa Kasus Ambruknya Seluncur Kenpark Diadili di PN Surabaya Operasi Skala Besar Gengster, Jajaran Polrestabes Surabaya Amankan 26 Orang Pemuda

Kanal Bola · 17 Nov 2022 13:11 WIB

Kericuhan Suporter Futsal, Kasek SMKN I Jenangan Lakukan Komunikasi dengan Kepala SMKN I Kebonsari


					Kericuhan Suporter Futsal, Kasek SMKN I Jenangan Lakukan Komunikasi dengan Kepala SMKN I Kebonsari Perbesar

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kepala sekolah SMKN I Jenangan, Ponorogo Sujono langsung melakukan komunikasi dengan kepala SMKN I Kebonsari, Madiun. Komunikasi dilakukan kedua pihak setelah terjadinya kericuhan antar suporter saat menjelang pertandingan futsal dari tim kedua sekolah di GOR Singodimejo Ponorogo Rabu(16/11/2022) petang.

Pertandingan fulsal yang diselenggarakan oleh SMA Bhakti Ponorogo terpaksa dihentikan oleh pihak kepolisian karena terjadi konflik antar supporter SMK I Jenangan dengan SMKN I Kebonsari Madiun. Penghentian ijin pertandingan sampai waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, komunikasi dilakukan oleh kedua kepala sekolah untuk meredam ketegangan dan menyelesaikan permasalahan yang ada .

“Waktu kejadian ricuh itu saya langsung meluncur ke gedung olah raga. Selanjutnya berusaha saling komunikasi dengan Pak Budi Kasek SMKN I Kebonsari. Senin (21/11/2022) depan kita akan melakukan petemuan lagi, “ terang Sudjono kepada awak media, Kamis (17/11/2022).

Sujono mengungkapkan, sebenarnya tidak ada latar belakang sejarah konflik antara pihaknya dengan pihak SMKN I Kebonsari. Bahkan, kedua klub futsal juga belum pernah bertanding bersama.

Pertandingan yang digelar pada Rabu ( 16/11/2022) sore itupun merupakan pertandingan pertama mereka.

Sujono juga membantah soal informasi di luar yang berkembang bahwa konflik kerusuhan jelang pertandingan futsal kedua sekolah dipincu karena logo bendera STMJ Ponorogo yang dibalik oleh supporter SMK I Kebonsari.

“ Menurut saya kericuhan antar supporter itu dipicu karena para supporter SMKN I Kebonsari tidak kebagian tempat untuk melihat pertandingan, sehingga mereka kesal dan sempat merobohkan pagar GOR Singodimejo Ponorogo. Akhirnya pihak kepolisian menghentikan pertandingan dan tidak mengijinkan untuk dilanjutkan,“ tegas Sujono.

Sementara soal kejadian pengerusakan terhadap fasilitas di SMKN I Jenangan berlangsung pada malam hari. Ketika para supporter SMKN I Kebonsari, Madiun dalam perjalanan pulang dan melintas di depan SMKN I Jenangan. Mereka melempari papan nama sehingga terjadi kerusakan. Aksi dengan cepat bisa dikendalikan karena ada aparat kepolisian yang berjaga-jaga.

Akibat kerusakan tersebut SMKN I Jenangsn mengalami kerugian sebesar Rp6-7 juta .

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kejuaraan Dunіа Angkat Besi 2022, Menpora Amali Aрrеѕіаѕі Ekо Yuli Irаwаn

8 Desember 2022 - 23:15 WIB

Bank Jatim Gercep Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru , Siapkan Kebutuhan Makanan dan Tenda Darurat

8 Desember 2022 - 22:19 WIB

Kamrussamad Pimpin HIPKA, Dokter Agung: Harapan Baru Untuk Tingkatkan Daya Saing Pengusaha

8 Desember 2022 - 21:18 WIB

Polresta Sidoarjo Rilis Dua Kasus, Pengeroyokan dan Pencabulan

8 Desember 2022 - 17:46 WIB

Wakapolresta Sidoarjo Resmikan Pura Kertha Bumi Bhayangkara

8 Desember 2022 - 17:15 WIB

Menyelamatkan Asset Negara, KAI Daop 7 Lakukan Penertiban Lahan dan Bangunan

8 Desember 2022 - 16:17 WIB

Trending di Kanal Jatim