Kasus Hilangnya Surat Rumah Milik Nenek Nashucah Berlanjut, Hakim Konfrontir Keterangan Saksi

- Editor

Senin, 7 Juni 2021 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kasus hilangngnya sertifikat rumah milik nenek Nashucah yang dijual oleh terdakwa Khilfatil Muna dan Yano Oktavianus Labert masih berjalan di meja hijau. Sidang dengan agenda keterangan saksi yang dikonfrontir majelis hakim ini berlangsung di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (7/6/2021) malam.

Dua saksi yang keterangannya dikonfrontir majelis hakim diantaranya Notaris Eny Wahyuni beserta asistennya dan Joy Sanjaya Tjawa selaku pembeli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada hakim, Notaris Eny Wahyuni mengaku bahwa dalam pembuatan akta jual beli (AJB) telah ada kesepakatan dari kedua pihak. Yakni, Nashucah sebagai penjual dan Joy Sanjaya Tjwa sebagai pembeli, namun dihadapan Notaris diwakili oleh terdakwa Yano Oktavianus Labert.

Namun pernyataan notaris tersebut dimentahkan majelis hakim. Terkait pembeli yang pembeli diwakili Jano tanpa ada surat kuasa. Hal lain, yang disoal Majelis Hakim yaitu, saat AJB dibacakan ada Jano dan Nasuchah dengan nilai Rp200 Juta kemudian Nashucah keluar lalu masuk lagi.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Jatim Dapat Jatah Dana Hibah Triliunan Rupiah, KPK Pantas Panggil dan Periksa Khofifah-Emil

Lebih lanjut, harga Rp200 Juta apakah wajar atau guna menghindari pajak lantaran jika menukil keterangan Joy Sanjaya Tjwa dipersidangan sebelumnya, dikatakan Rp400 Juta.

Majelis Hakim menganggap surat AJB yang dibuat Notaris adalah palsu. Pasalnya, dalam frasa kalimat AJB di katakan, kedua pihak sepakat dihadapan Notaris. Padahal fakta dari keterangan para saksi berbeda dengan frasa yang tertuang dalam AJB (Akta memuat keterangan yang tidak benar).

Majelis hakim juga menyoalkan soal Standart Operasional (SOP) dalam proses penjualan tanah milik nenek Nashucah. Sedangkan dalam isi akta juga berlaku kuitansi yang sah.

Baca Juga :  Tinjau Karya Bakti di Sulsel, Kasau: TNI AU Bantu Ringankan Kebutuhan Bangsa Indonesia

“Sesuai SOP-nya dalam proses penjualan sertifikat ini seperti apa. Padahal isi aktanya juga berlaku kuitansi yang sah,” tandas hakim

Majelis Hakim menilai, jika tidak maka berarti palsu karena yg menerangkan bukan pihak tapi Yano Oktavianus Labert. Sedangkan, keterangan Joy Sanjaya Tjwa selaku, pembeli bahwa ia dan Nashucah hadir dengan harga pembelian Rp400 Juta.

“Untuk harga yang sudah sesuai kesepakatan bu Nashucah dengan pihak kita yang diwakili oleh pak Jano,” terang Joy.

Atas keterangan para saksi bahwa sikap yang menyatakan tetap pada Keterangannya Majelis Hakim akan menentukan sikap siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara kejahatan intelektual yang merugikan Nashucah sebagai pemilik rumah. Ady

Berita Terkait

Geruduk DPRD, Forum RW Panjunan Minta Dewan Bersikap Adil Sikapi Polemik Stockpile Batu Bara
650 Personil Gabungan Lakukan Penyekatan Suran Agung di Perbatasan Ponorogo-Madiun, 9 Sepeda Motor Diminta Putar Balik
Plt. Bupati Subandi Minta Guru Penggerak Cetak SDM Unggul
Terungkap, Kasus Pembunuhan dan Perampokan di Pakis
Coklit Telah Usai, KPU Ponorogo Pastikan TPS Pilkada 2024 Bertambah
Disdik Sidoarjo Bakal Berlakukan 5 Hari Kerja, Plt Bupati : Ditangguhkan Dulu, Tetap 6 Hari Kerja
Kunjungi Relawan Bamunas, FS SBH Harap Ada Sosok Tepat Untuk Pilkada Kota Cirebon 2024
Segini Ukuran Patung yang Bakal Terpasang di Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 01:34 WIB

Geruduk DPRD, Forum RW Panjunan Minta Dewan Bersikap Adil Sikapi Polemik Stockpile Batu Bara

Senin, 22 Juli 2024 - 21:13 WIB

Plt. Bupati Subandi Minta Guru Penggerak Cetak SDM Unggul

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53 WIB

Terungkap, Kasus Pembunuhan dan Perampokan di Pakis

Senin, 22 Juli 2024 - 20:32 WIB

Coklit Telah Usai, KPU Ponorogo Pastikan TPS Pilkada 2024 Bertambah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:18 WIB

Disdik Sidoarjo Bakal Berlakukan 5 Hari Kerja, Plt Bupati : Ditangguhkan Dulu, Tetap 6 Hari Kerja

Senin, 22 Juli 2024 - 19:38 WIB

Kunjungi Relawan Bamunas, FS SBH Harap Ada Sosok Tepat Untuk Pilkada Kota Cirebon 2024

Senin, 22 Juli 2024 - 17:11 WIB

Segini Ukuran Patung yang Bakal Terpasang di Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo

Senin, 22 Juli 2024 - 15:02 WIB

Lumajang Juara Umum, Semarak Gelar Peralatan Se-Jatim Ditutup dengan Lima Arahan BNPB

KANAL TERKINI

KANAL SPORT

Kasau Resmi Membuka Pekan Olahraga TNI Angkatan Udara 2024

Selasa, 23 Jul 2024 - 04:23 WIB