Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Forkopimda Ponorogo Ikuti Rakor Lanjutan PPKM Darurat dengan Gubernur Jatim

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis bersama Forkopimda Ponorogo mengikuti rakor lanjutan PPKM Darurat dengan gubernur Jatim melalui Zoom Meting di Pusdalops Jl. Alon-alon utara Ponorogo, Jum’at ( 03/07/2021) malam.

Rapat Koordinasi lanjutan ini membahas terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Timur.

Secara virtual zoom meeting Heru CahyonoSekda Prov Jatim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan rapat PPKM darurat untuk mengetahui langkah dan perkembangan dalam menerapkan PPKM darurat yang akan dilaksanakan mulai besok 3 Juli 2021.

Kepada Bupati/Walikota diharapkan bisa menyampaikan perkembangan PPKM Mikro di daerahnya masing-masing.

Harapan Prov Jatim untuk kegiatan PPKM Darurat bisa dilaksanakan serius untuk menekan penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada rakor secara virtual menjelaskan bahwa, saat ini sudah keluar SK PPKM darurat dan sudah di share kepada seluruh bupati dan walikota, diharapkan PPKM Darurat dilaksanakan secara serius, kepada Dandim dan Kapolres ikut membantu pelaksanaan kegiatan tersebut, untuk payung hukum sudah ada.

Dalam pelaksanaan PPKM Darurat Provinsi Jatim mengajak semua pihak untuk bersama sama ikut mendukung dan melaksanakan kegiatan tersebut secara maksimal yang akan dilaksanakan mulai 3 s.d 20 Juli 2021.

Periode penerapan PPKM Darurat dari tanggal 3-20 Juli 2021 dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi 10.000 kasus/hari, cakupan area 48 Kabupaten/Kota dengan asesmen situasi pandemi level 4 dan 74 Kabupaten/Kota dengan asesmen situasi pandemi level 3 di Pulau Jawa dan Bali.

Cakupan pengetatan aktivitas 100% Work from Home untuk sektor non essential, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/ daring, untuk sektor essential diberlakukan 50% maksimum staf Work from.

(WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan.

Pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50% untuk apotik dan toko obat bisa buka full selama 24 jam.

Pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup, pelaksanaan kegiatan konstruksi (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara.

Secara Virtual Mayjen TNI Suharyanto S.Sos.M.M Pangdam V Brawijaya juga menuturkan bahwa, Malam ini Kodam V Brawijaya ini sudah melaksanakan pergeseran pasukan ke sektor wilayah masing-masing untuk melaksanakan penebalan pengamanan.

Target Operasi PPKM Darurat adalah menurunkan penyebaran covid-19, laksanakan dengan tertib aman dan lancar dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Tugas Penebalan PPKM Mikro sbb :

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita