Nekat Selundupkan Sabu, Penjual Ikan Dibekuk Ditresnarkoba Polda Jateng

- Editor

Senin, 19 Juli 2021 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian ungkap kasus bekuk penjual ikan selundupkan Narkotika jenis sabu, Senin (19/7/2021).

SEMARANG – Seorang penjual ikan asal Kabupaten Sampang Provinsi Jawa Timur bernama Wiwik Farida Fasha (32) terancam kurungan 20 tahun penjara karena didapati menyelundupkan narkotika jenis sabu dalam plastik putih yang dibungkus kertas karbon hitam dalam mesin kipas angin gantung, Senin (19/7/2021).

Aksi Wiwik tersebut terendus Tim Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang curiga atas isi didalam paket dari Malaysia expedisi JKS, Informasi tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Ditresnarkoba Polda Jateng dengan melakukan controlled delivery terhadap paket tersebut ke alamat tujuan di Desa Bleben, Jawa Timur.

Ditresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian menerangkan bahwa kasus ini merupakan jaringan narkotika Malaysia dengan barang bukti berupa paket yang akan dikirim melaui jalur penerbangan dari Malaysia menuju Jawa Timur tepatnya di Madura melalui Kota Semarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil profiling ditemukan barang yang mencurigakan, kami langsung turun ke lapangan untuk melihat langsung dan mengecek barang tersebut diduga narkotika amphetamine jenis sabu,”kata Lutfi saat pers rilis di Loby Kantor Direktorat Narkotika Polda Jateng.

Baca Juga :  Gelar Kompetisi J+Art Award, Saloka Theme Park Komitmen Kembangkan Seni dan Budaya Lokal Indonesia

Setelah petugas melakukan pengecekan ditemukan adanya bahwa barang narkotika jenis sabu.

Pada Jumat (09/7) petugas menangkap tersangka Wiwik Farida Pasha yang merupakan jaringan Internasional Malaysia-Indonesia.

Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Pamekasan. Saat paket dibongkar ditemukan mesin kipas angin gantung yang didalamnya terdapat 13 (tiga belas) paket Narkotika jenis sabu seberat 1.002,21 gram.

“Kita temukan didalam bungkusan sebanyak 13 yang dibungkus kertas karbon untuk mengelabuhi petugas saat di cek dengan sinar X-Ray. Kita buka didalamnya ada plastik dan beberapa butiran berwarna putih, kita coba dengan alat tes dilapangan ternyata benar bahwa barang tersebut adalah jenis Narkotika Golongan 1 amphetamine atau kita kenal dengan jenis sabu,”ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa tersangka sebelumnya disuruh oleh N untuk menerima dan menanda tangani resi penerimaan paket.

“Yang bersangkutan atau N ini melarikan diri namun sudah kita terbitkan surat DPO dan akan kami tindaklanjuti dengan jajaran di wilayah Jawa Timur,”jelasnya. Rencananya bungkusan tersebut akan di distribusikan di wilayah Jawa dan Madura.

Baca Juga :  Gelar Bimtek, Tiem Gabungan BKC Ilegal Pamekasan Akan Gelar Pemberantasan Rokok Ilegal

“Kita berkomitmen bersama untuk memberantas narkoba dalam bentuk apapun karena narkoba ini adalah musuh negara yang bisa membahayakan generasi penerus,” tutupnya.

Sementara Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPP BC) Tipe Madya Pabean (TMP) Tanjung Emas Anton Martin menerangkan bahwa barang haram tersebut dicurigai ketika melewati proses profiling di bandara.

“Yang namanya jaringan narkoba bisa dari mana-mana oleh karena itu kita kawal dari pintu masuk ke wilayah kita,”katanya.

Tersangka kini diancam dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp.8.000.000.000,00 (delapan milyar rupiah). (Eko)

Berita Terkait

Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih, KPU Jatim Raih Rekor MURI
Kakek di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Bersamaan dengan Grebeg Suro, Jamaah Haji Ponorogo Bakal Turun di Kantor Kemenag Setelah Sampai, Penjemput Wajib Berstiker
Bebaskan Anak Berekspresi, Pemkot Kediri Gelar Serangkaian Lomba dalam Peringatan HAN 2024
Dialog Bersama Pegiat Literasi Kota Kediri, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Ajak Kolaborasi Tingkatkan Gemar Baca Masyarakat
Warga di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok Adiknya
Tingkatkan Kehati- Hatian, Jangan Sembarangan Gunakan DD – ADD, Anda Akan Berurusan dengan KPK
Satnarkoba Polres Pacitan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Ganja dan Sabu

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 00:30 WIB

Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih, KPU Jatim Raih Rekor MURI

Senin, 24 Juni 2024 - 22:12 WIB

Kakek di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Senin, 24 Juni 2024 - 21:07 WIB

Bersamaan dengan Grebeg Suro, Jamaah Haji Ponorogo Bakal Turun di Kantor Kemenag Setelah Sampai, Penjemput Wajib Berstiker

Senin, 24 Juni 2024 - 18:45 WIB

Bebaskan Anak Berekspresi, Pemkot Kediri Gelar Serangkaian Lomba dalam Peringatan HAN 2024

Senin, 24 Juni 2024 - 18:22 WIB

Warga di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok Adiknya

Senin, 24 Juni 2024 - 17:54 WIB

Tingkatkan Kehati- Hatian, Jangan Sembarangan Gunakan DD – ADD, Anda Akan Berurusan dengan KPK

Senin, 24 Juni 2024 - 17:36 WIB

Satnarkoba Polres Pacitan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Ganja dan Sabu

Senin, 24 Juni 2024 - 15:03 WIB

Peringati Ke 78 Hari Bhayangkara, Polres Gresik Gelar Tabur Bunga di TMP Kusuma Bangsa Sunan Giri

KANAL TERKINI