Hery Sugihono (Kepala BSN Jatim), Ketua DPD Golkar Jatim M. Sarmuji dan Kepala BSM DPP Golkar Syahmud B Ngabalin
SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Pemilu Presiden dan Legislatif masih tahun 2024, namun bagi Partai Golkar tidak mau kecolongan waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi pemilu 2024 dan memperoleh kemenangan gemilang.
Untuk itu bertempat di kantor Golkar Jatim, dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur M. Sarmuji, Partai berlambang Pohon Beringin in menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Saksi Nasional (BSN) Minggu (29/8/2021).
Rakorda BSN yang digelar sehari ini diikuti 38 Kepala BSN Partai Golkar kabupaten/kota se Jawa Timur. Tujuannya, menyiapkan diri menghadapi sekolah saksi menghadapi Pemilu 2024 baik Pemilu Presiden dan Legislatif, Pilgub serta Pemilukada.
Ketua DDP Partai Golkar M. Sarmuji mengatakan, meski Pemilu Presiden dan Legislatif 2024 memang masih panjang. Tapi harus disiapkan mulai sekarang agar 2024 Golkar menang.
“Ada tiga hal yang harus dilakukan, pertama membangun persepsi positif kepada partai, menyiapkan calon legislatif yang berkualitas dan terakhir menyiapkan saksi yang loyal dan militan,” kata Sarmuji.
Partai juga telah melakukan banyak kegiatan mulai dari lomba lomba, sosialisasi melalui medsos dan media cetak, online maupun elektronik serta vaksinasi. Fraksi juga kita minta untuk terjun lapangan. Itu semua dalam kerangka membangun citra positif partai. Semakin baik citra positif, elektabilitas partai akan naik. Bahkan ada yang mengatakan bahwa politik itu adalah persepsi,” ungkapnya.
“Tolong setelah ini sampaikan kepada semua Ketua DPD baik yang sudah melakukan atau yang akan melakukan, mulai sekarang harus mencari caleg yang berkualitas. Kami yang ada di DPD, kata Sarmuji, juga hunting mencari yang caleg berkualitas. Apalagi kalau kita petakan, pengurus DPD Provinsi kalau kita jadikan fungsionaris, sumber daya kita tidak cukup. Jumlahnya tidak cukup untuk memenuhi kuota Caleg.
Anggota DPR RI ini mengatakan, Golkar membutuhkan saksi TPS yang memiliki loyalitas dan militansi tinggi. Soal saksi di Pemilu ini tidak bisa hanya sekedar kita membayar orang yang nilainya hanya 100 ribu atau 200ribu. Diperlukan orang orang yang betul betul mau berjuang.
Jadi mulai sekarang harus kita petakan dan kita inventarisir. “Kalau masing Dapil ada 4 Caleg yang mau bekerja keras, insyallah kursi semua Dapil akan bertambah.
Kepala BSN Partai Golkar Jawa Timur Hery Sugihono Toegas Utomo menjelaskan, Rakorda ini diselenggarakan dalam rangka persiapan sekolah saksi yang akan diadakan di setiap kota- kabupaten seluruh Jawa Timur. Sekolah saksi akan dimulai awal Oktober 2021.
Hakekat pemenangan Pemilu maupun Pilkada itu adalah perebutan suara di setiap TPS, untk itu perolehan suara itu harus di jaga oleh saksi yang Handal.
Didepan peserta Rakorda yang dihadiri oleh Kepala BSN Pusat Syahmud B Ngabalin dan Sekjen BSN Pusat Azhar Adam, Hery Sugihono mengatakan, saya sendiri awalnya tidak ada bayangan tentang badan saksi ini. Namun karena terus didorong oleh Ketua DPD, dan ketua akan membeckup 100 persen, tugas ini harus kami laksanakan.
