Ditambah lagi, kata Carla Jones, saat ini lebih dari 2 miliar penduduk dunia yang beragama Islam ingin berpakain sesuai aturan agama namun tetap mementingkan pula keindahan, keinginan, sikap dan etika, faktor budaya ini menjadi penentu dibandingkan factor-faktor ekonomi lainnya.
‘’Para ahli menghitung, pada tahun 2024-2025 masyarakat dunia akan membelanjakan 360 miliar dollar AS untuk busana. Tentu mereka ingin mengenakan busana sesuai karakter dan keyakinan sehingga merasa lebih nyaman dan oke,’’ tambah Carla.
Untuk itu desainer modest fashion Indonesia perlu melakukan sejumlah inovasi, diantaranya dengan mengkombinasikan bahan, desain dan bahkan brand ambassador antara dari dalam dan luar negeri. Dengan begitu, maka masyarakat global akan lebih mengenal karya busana Indonesia, tidak hanya sebagai fast fashion tetapi juga modest fashion yang sangat dekat dengan konsep sustainability. @Rudi
