“Mantap pokoknya makanan dari warung Bu Maria ini. Sudah nyaman, dikenal legendaris juga, dan cukup mengenyangkan. Ya sangat cocok kalau dibuat menu bukber bersama komunitas maupun keluarga di rumah,” tuturnya dengan singkat.
Bernostalgia Terbentuknya Komunitas yang Jadi Jembatan Silaturahmi
Usai menikmati hidangan sejumlah menu buka bersama, 346 anggota komunitas diceritakan sekilas terbentuknya komunitas. Koordinator SGF Jombang, Aditya turut jadi narasumber dalam acara singkat nostalgia bersama itu.
Kata dia, maksud dan tujuan dari pembentukan komunitas Sahabat Gus Fatchur itu yakni untuk menjalin hubungan baik sesama warga Jombang dan sekitarnya. Dengan itu dinilai komunitas terbentuk guna jadi jembatan silaturahmi.
“Komunitas ini di bentuk sesuai petunjuk dari Gus fatchur agar bisa menjadi jembatan silaturahmi. Alhamdulillah selama 1 tahun ini sudah berjalan dengan kompak dan selalu diberikan kelancaran,” katanya.
Sementara peran dari komunitas tersebut terhadap warga Jombang, dinilai sudah tak jarang memberikan bantuan yang bermanfaat. Bahkan di bulan Ramadan 1443 Hijriah ini, mulai dari aksi bagi-bagi takjil hingga santunan anak yatim dan piatu sudah dilakukan.
“Banyak kegiatan sosial selain bansos rutin tiap bulan, kami juga sering mengadakan pelatihan UMKM untuk membangkitkan ekonomi mandiri. Serta rata rata yang tergabung di komunitas ini juga berbagi latar belakang semua boleh bergabung yang pasti berfokus pada kegiatan sosial,” pungkasnya.
Masih di tempat yang sama, dewan pembina komunitas SGF Jombang Ansor Wijaya menambahkan. Ia menjelaskan alasan ulang tahun komunitas tersebut digelar di Pondok Jati Kasampurnan.
“Karena komunitas ini awal dibentuk di tempat pondok jati kasampurnan ini. Dan hari ini kita juga bertemu untuk mensyukuri ulang tahunnya begitu. Maka dari itu, saya hanya berharap komunitas ini tetap kompak dan terap guyup” tandas Ansor Wijaya yang kini juga masih menjabat sebagai Kepala Desa Banyuarang.(Fa’iz)
