Ketua RTIK Kota Surabaya Muhajir Shultonul Azis mengatakan, “Cukup banyak yang menjadi Relawan TIK Kota Surabaya. Belum termasuk Relawan TIK Komisariat STIKOSA – AWS yang dilantik ini. Memang sebelum kepengurusan saya pernah ada bentukan 8 komisariat kampus di Surabaya, tapi selama ini vakum kegiatan salah satunya dampak Pandemi COVID – 19. Di kepengurusan saya, RTIK Komisariat STIKOSA – AWS ini yang pertama di perguruan tinggi,” ujar pengakuan Muhajir.
“Semoga dengan adanya RTIK Komisariat STIKOSA – AWS ini bisa lebih baik dari yang pernah ada sebelumnya dan menambah semangat energi baru yang sesuai dengan program – program RTIK,” imbuh harapan Ketua RTIK Kota Surabaya.
Ketua STIKOSA – AWS, dikesempatannya memberikan sambutan usai pelantikan Relawan TIK Komisariat STIKOSA – AWS mengatakan, alasan STIKOSA – AWS membuka pintu pembentukan RTIK selebar – lebarnya lantaran pertimbangan kesesuaian keilmuan program studi di bidang informasi, komunikasi dan teknologinya, dimana saat ini memasuki era komunikasi digital sebagai program studi utama STIKOSA – AWS.
“Jadi kita memiliki benang merah utama berikut insight – insight nya,” tandas Dr. Meithiana Indrasari.
