“Alhamdulillah 4 isu penting ini didukung oleh negara-negara anggota dan
negara-negara undangan khusus, sehingga diskusi berjalan dengan baik,”
bebernya.
Sejak pandemi Covid-19 di semua negara, berbagai sektor mengalami hambatan dan tantangan. Salah satunya adalah sektor pendidikan yang mengubah pola pembelajaran menjadi secara daring. Sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut, Indonesia selaku pemangku Presidensi G20 2022, menginisiasi Kelompok Kerja Pendidikan G20 yang dipimpin oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Forum yang terdiri dari negara-negara anggota G20, negara undangan khusus,
organisasi internasional, serta Kelompok Pelibatan Bisnis dan Kepemudaan ini bertujuan untuk memperkuat sistem pendidikan yang berkualitas dan inklusif.
Pada pertemuan EdWG kedua, Kemendikbudristek membagikan terobosan Merdeka Belajar sebagai contoh praktik baik yang menjadi tonggak gotong royong transformasi pendidikan di Indonesia, sekaligus sebagai dasar agenda prioritas bidang pendidikan G20. Lebih spesifik lagi, untuk mempersiapkan mahasiswa guna menghadapi dunia kerja nyata, Kemendikbudristek juga menerapkan terobosan Kampus Merdeka.
