Walaupun begitu, pria yang merupakan kerabat dekat Yenny Wahid ini mengaku tak memiliki kepentingan bermuatan politik dalam kegiatan tersebut. Arizal mengaku, kegiatan itu digelar semata -mata untuk memperkuat toleransi antar umat beragama.
“Sama sekali tidak ada muatan politik, kami membawa program Gubernur Jatim dengan tujuan memperkuat nilai kebangsaan dan bernegara demi menjaga keutuhan NKRI,” ujar Arizal.
Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir Wabup Bangkalan, 27 pimpinan pondok pesantren, alim ulama dan Ketua PCNU Bangkalan.
“Intinya, kami berharap masyarakat tetap dalam keadaan aman dan kondusif serta terhindar dari perpecahan,” pungkasnya. (sumayanto.kanalindonensia.com)
