Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

UK Petra Surabaya Gelar Innofashion Show 4, Mahasiswa Desain Fashion & Tekstil Angkat Budaya Tenun Samarinda dan Zero Waste Fashion

Prajna, menampilkan lima koleksi busana yang berbahan utama yaitu tenun Samarinda. Gadis kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil LEAP Community Engagement (LEAP CE) memberi nama karyanya “Sesarung” ini dibimbing oleh salah satunya oleh Embran Nawawi, S.Ds., M.Sn., seorang desainer asal Surabaya.

“Saya melihat bahwa penggunaan sarung Samarinda khususnya pada produk fashion masih jarang. Kebanyakan acara pemerintahan atau bersifat formal saja. Akhirnya saya membuat lima look busana ready to wear berbahan sarung Samarinda,” kata Prajna.

Menurutnya, sarung Samarinda kebanyakan dikenal masyarakat hanya sebatas buah tangan atau dipakai sebagai alat beribadah kaum Muslim. Masyarakat belum terbiasa tampil menggunakan batik atau olahan sarung Samarinda untuk fashion sehari-hari.

Keunggulan karya Prajna ini melibatkan langsung UMKM tenun yang ada di Samarinda serta bersama-sama menghasilkan produk unggul dari Samarinda sehingga harapannya akan dikenal oleh masyarakat luas.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita