TIDORE KEPULAUAN, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) telah menunjukan perhatiannya kepada pembangunan di desa dan kelurahan, sebagai entitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Demikian sambutan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen pada kegiatan lomba desa/kelurahan tingkat Provinsi Maluku Utara, di Pantai wisata Desa Maitara Utara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara, Selasa (12/7/2022).
Muhammad Sinen mengatakan bahwa, untuk mendukung usaha pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan di desa/kelurahan, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah telah menetapkan kebijakan, baik dalam bentuk regulasi maupun program/kegiatan, yang diarahkan untuk penguatan kelembagaan sebagai pengungkit motivasi dan pendongkrak swadaya gotong-royong masyarakat desa/kelurahan, serta inovasi dan kreatifitas pemerintahan desa/kelurahan dalam pencapaian program pembangunan.
Oleh karena itu, tentunya kegiatan lomba desa ini merupakan langkah komprehensif secara terarah, terkoordinasi, terpadu dan berkelanjutan, dalam rangka melakukan evaluasi tingkat perkembangan dan pembinaan terhadap pemerintahan desa/kelurahan.
Wakil Wali Kota dua periode ini juga mengatakan, ada beberapa indikator penting dari Desa Maitara Utara, sehingga layak untuk mewakili Kota Tidore Kepulauan dalam lomba tingkat Provinsi Maluku Utara, terutama yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan di desa ini, diantaranya dukungan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, stabilitas keamanan, pemerintahan, partisipasi masyarakat, potensi pariwisata dan perikanan, keterlibatan kaum perempuan.
“Dari delapan indikator penting ini, telah menghasilkan berbagai perkembangan pemberdayaan masyarakat di Desa Maitara Utara, selain itu juga Desa Maitara Utara ditetapkan sebagai Desa Mandiri Percontohoan oleh Gubernur Maluku Utara, Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang ditetapkan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Badan Narkotika Nasional Kota Tidore Kepulauan, Pulau Maitara yang didalamnya termasuk Desa Maitara Utara juga ditetapkan sebagai pulau bebas pornografi, serta Desa Maitara Utara berhasil meraih predikat Desa Budaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2021,” ungkapnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Muhammad Sinen berharap agar Desa Maitara Utara Kecamatan Tidore Utara mendapatkan predikat terbaik dalam penilaian lomba desa/kelurahan tingkat Provinsi Tahun 2022.
Sementara, Kepala DPMD Provinsi Maluku Utara Samsudin Banyo mengatakan, pelaksanaan kegiatan lomba desa/kelurahan ini, bertujuan untuk melihat tahapan dan menentukan keberhasilan perkembangan dalam kurun waktu dua tahun terahir.
Selain itu juga dimaksudkan untuk menentukan status capaian hasil perkembangan sebuah desa/kelurahan, dalam mengetahui efektifitas penyelenggaraan di bidang pemerintahan, kewilayaan, kemasyarakatan maupun pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Samsudin juga menjelaskan bahwa dalam penilaian ini terdapat tiga bidang yang nantinya akan dievaluasi yakni bidang pemerintahan, kewilayaan dan kemasyarakatan.
Sehingga ketiga bidang inilah terdapat banyak indikator yang cukup untuk mengukur tingkat perkembangan dengan skorsing/point yang telah ditetapkan untuk menentukan status desa/kelurahan yang kurang berkembang, berkembang dan cepat berkembang.
Perlu diketahui juga bahwa Desa Maitara Utara merupakan salah satu desa yang ada di Kota Tidore Kepulauan, yang mewakili Kota Tidore Kepulauan dalam lomba desa ke tingkat Provinsi Maluku Utara tahun 2022 ini, dinilai langsung oleh Ketua Tim Penilai Anwar Lifran S.STP, M.Si bersama anggota tim penilai Provinsi Maluku Utara.
Penilaian lomba desa/kelurahan tingkat Provinsi Maluku Utara ini dinilai langsung dan juga dipantau langsung oleh Direktorat Evaluasi Pengembangan Desa Kementerian Dalam Negeri melalui Zoom Meeting.
