TIDORE KEPULAUAN, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) akan melaksanakan kegiatan puncak World Cleanup Day 2022.
Puncaknya akan digelar pada hari Sabtu tanggal 24 September 2022, di Taman Rum Balibunga Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Provinsi Maluku Utara (Malut).
Taman Rum Balibunga Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore KepulauanKegiatan mengusung tema secara nasional ini adalah “Kami 13 juta Menuju Indonesia Bersih dan Bebas Sampah”.
“Tema ini diangkat sebagai wujud semangat persatuan, menuju Indonesia bersih melalui jaringan leaders, partners, dan seluruh masyarakat dalam kampanye #kami13juta. Diharapkan sebanyak 13 juta relawan atau lima persen dari populasi masyarakat Indonesia dapat turut serta pada aksi tahun ini, dan menjadi salah satu bagian dari sejarah aksi gotong royong pungut sampah terbesar di dunia,” dikutip dari halaman indorelawan.org.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sjarif, setiap tanggal 17 September diperingati sebagai hari bersih-bersih sedunia, yang dikenal dengan sebutan World Cleanup Day (WCD).
Namun pada tanggal 10-25 September 2022 adalah periode untuk aksi World Cleanup Day (WCD).
WCD yaitu salah satu gerakan sosial terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi.
Ia menjelaskan, aksi World Cleanup Day sendiri merupakan aksi bersih-bersih serentak pada tahun 2008 yang diinisiasi pertama kali oleh organisasi masyarakat di Estonia Eropa Utara dengan sebutan Let’s Do It, yang mana kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan 50.000 orang untuk membersihkan seluruh negara dalam waktu lima jam.
“Menyambut positif dan berpartisipasi pada kegiatan tersebut, maka puncaknya diagendakan pada hari Sabtu, tanggal 24 September 2022, yang berlokasi di Taman Rum Balibunga, Kelurahan Rum Balibunga, Kecamatan Tidore Utara. Kegiatan bekolaborasi dengan Tim PKK Kota Tikep, DWP Kota Tikep, perangkat daerah yang berada di Kecamatan Tidore Utara, pelajar-pelajar di Kecamatan Tidore Utara, dan relawan-relawan/aktivis lingkungan dari berbagai komunitas,” ungkapnya.
Lanjutnya, susunan kegiatan diantaranya, acara pembukaan dan pelepasan relawan aksi di Taman Rum Balibunga, pemungutan sampah yang berlokasi di kawasan Taman Rum Balibunga sampai di kawasan Pelabuhan Rum, penimbangan sampah dilakukan di Taman Rum Balibunga dan penutup.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan aksi World Clean Up Day, karena merupakan gerakan global yang mengajak individu, komunitas, pelajar, masyarakat dan pemerintahan di seluruh dunia, untuk menyatakan kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah,” katanya.
Ia juga menambahkan, untuk itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan, mari sama-sama kita sukseskan kegiatan mulia ini, mari bersatu untuk Indonesia bersih dan bebas sampah, khususnya lagi untuk Kota Tidore Kepulauan, dengan cara peduli pilah sampah dari rumah untuk mencapai Tidore bersih dan bebas sampah.
“Persoalan sampah adalah persoalan bersama. DLH secara institusi, tidak akan mampu menangani sendiri pengelolaan sampah, butuh dukungan dan peran serta aktif dari semua pihak, butuh kolaborasi,” tutupnya.
Aksi WCD Kota Tikep tahun 2022 ini, didukung pemerintah daerah, Apeksi Kota Tidore, PLTU Tidore, berkolaborasi dengan TP.PKK, DWP, OPD, camat, lurah, pelajar, komunitas/aktivis lingkungan. (Iswan_KanalIndonesia.com).
