Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

Survei CNN: Pelaku Usaha Indonesia Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

Lebih lanjut, Dandy menyebutkan, pemerintah telah mengupayakan peningkatan ekonomi nasional dengan mendorong pemanfaatan teknologi digital yang sedang berkembang untuk mendukung pengembangan UMKM dan meningkatkan kehidupan rumah tangga berpenghasilan rendah.

“Seberapa besar pengaruh kebijakan yang dilakukan pemerintah terhadap para pelaku usaha dan dari hasil penelitian terhadap 2200 pelaku usaha ,didapati baru 40,2 persen pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan usahanya dan sebanyak 56,2 persen belum memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan usahanya kemudian sebanyak 3,6 persen tidak menjawab,”ujarnya.

Selain itu, hasil survei juga menemukan sosok presiden idaman para  pelaku usaha  di Indonesia. Sebanyak 46,2 persen  responden atau mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan sosok presiden yang mengerti dan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pelaku usaha  sosok presiden idaman berikutnya yang diinginkan pelaku usaha Indonesia adalah presiden yang memiliki pengalaman dalam menangani perekonomian nasional dan sudah teruji  hal  Itu diungkapkan 40,6 persen pelaku usaha Kemudian, 14,2 persen  menginginkan sosok  responden menginginkan sosok yang merakyat dan popular .

Tak hanya itu, hasil survei juga menemukan bahwa Mayoritas pelaku usaha atau 70,1 persen di pilpres 2024 akan menjadikan figur pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (wapres) sebagai alasan utama dalam memilih capres dan wapres. Sedangkan 23,2 persen responden hanya menjadikan figur capres sebagai alasan utama dalam memilih sedangkan sebanyak 6,7 persen tidak menjawab .

“Hasil survei juga menemukan bahwa saat pemilihan presiden dan wakil presiden mayoritas pelaku usaha   atau 70,2 persen menjadikan pasangan capres dan cawapres sebagai faktor utama ketika memilih. Hanya 21,6 persen responden yang menjadikan partai politik pengusung sebagai faktor utama ketika memilih. Sedangkan sebanyak 8,2 persen tidak menjawab,”katanya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita