KOTA KEDIRI, KANALINDONESIA.COM: Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menekankan inovasi layanan harus terus diberikan bagi masyarakat. Saat ini Kota Kediri telah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Sebab warga yang memiliki BPJS kesehatan telah mencapai 97 persen. Hal itu diungkapkan Wali Kota Kediri dalam acara Penganugrahan Prestasi Bidang Kesehatan dan Seminar Peningkatan Fasilitas Kesehatan di Era New Normal, Rabu (23/11) di Grand Surya Hotel. Acara tersebut merupakan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 bertajuk Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku.
“Terima kasih kepada rekan-rekan tenaga kesehatan atas kerjasama yang baik selama ini. Saatnya kita terus berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Kediri,” ujarnya.
Abdullah Abu Bakar mengatakan potensi Kota Kediri di bidang kesehatan sangat besar. Saat ini sudah banyak fasilitas kesehatan yang tersedia di Kota Kediri. Ke depan Kota Kediri juga akan semakin ramai dengan adanya bandara dan tol. Untuk itu, fasilitas layanan kesehatan dasar di Kota Kediri harus baik. “Tolong warga diberikan pelayanan dan solusi terbaik. Semua fasilitas kesehatan harus baik juga tidak hanya RSUD Gambiran dan RSUD Kilisuci. Saya minta Puskesmas saya minta untuk sudah memiliki rencana untuk memperbaiki Puskesmasnya,” tegasnya.
Wali Kota Kediri juga menyambut baik seminar yang diberikan. Dimana seminar tersebut mengangkat topik yang sedang hangat dibicarakan yakni penyakit gagal ginjal akut dan penggunaan obat sirup. Kedua topik tersebut harus diatasi bersama. Masyarakat harus diberikan edukasi mengenai penyakit gagal ginjal akut dan penggunaan obat sirup. “Saya minta Dinkes tidak lelah memberikan edukasi pada masyarakat mengenai masalah tersebut. Agar masyarakat ini lebih selektif dan berhati-hati dalam mengonsumsi obat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini Wali Kota Kediri juga mengajak camat dan lurah untuk mendorong masyarakat melaksanakan vaksin booster yang kedua. Yakni untuk sasaran lanjut usia. Vaksin booster ini sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. “Nanti segera dibicarakan seperti apa teknisnya. Saya minta Camat dan Lurah mengajak warga lansia untuk vaksin booster yang kedua. Ini untuk memberikan rasa aman bagi kita semua,” ajaknya.
Sementara itu, untuk prestasi bidang kesehatan yang diserahkan kepada Herman Trimawan sebagai Juara I Nakes Terbaik tingkat Nasional kategori Puskesmas. Selanjutnya, prestasi bidang kesehatan tingkat kota kategori Puskesmas dengan kinerja terbaik. Juara I Puskesmas Kota Wilayah Selatan, juara II Puskesmas Pesantren 2, dan juara III Puskesmas Balowerti. Kategori Puskesmas dengan Indeks Kepuasan Masyarakat Tertinggi, juara I Puskesmas Kota Wilayah Utara, juara II Puskesmas Ngletih, dan juara III Puskesmas Pesantren 1. Kategori Puskesmas dengan Indeks Kesehatan Keluarga tertinggi, juara I Puskesmas Pesantren 2, juara II Puskesmas Kota Wilayah Utara, dan juara III Puskesmas Mrican.
