Desainer lokal yang turut menampilkan karyanya adalah Azzkasim Boutique. Didirikan oleh Ahmad Qosim, alumni Universitas Sunan Giri, Surabaya. Pendidikan formal memang tidak berkaitan dengan desain dan busana. Hanya kemudian ketertarikannya pada dunia fashion membawa dirinya menekuni dunia fashion. Dimulai tahun 2004 mulai merancang AA Style di Surabaya. Tahun 2009 pindah ke Kediri dan memulai merancang busana sendiri dimulai dengan batik tulis. Tahun 2011 memulai dengan bordir hingga kini Qosim merancang berbagai jenis bahan dan outfit.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Dhoho Street Fashion 7th ini juga mengga deng desainer difabel yakni Yuyun Maskurun. Ia adalah perempuan difabel bisu tuli yang tidak menyerah pada perbedaan fisiknya. Sekitar tahun 2007, Abidah Collection dirintis dengan usaha kursus dan melayani pesanan atau made by order. Muridnya pun beragam, mulai difabel dan umum. Bukan memproduksi busana sebab tak mudah bila menjual retail. Dari lembaga latihan ini, beberapa difabel sudah mampu membuat usaha sendiri. Yuyun juga Ketua Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia). (ADV)
