Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL HEALTH

Leher Nyeri ‘Salah Bantal’, Ini Penjelasan dr.Johan Talesu

– Untuk mendiagnosa sakit leher ini, dokter juga bisa menggunakan tes pencitraan, seperti x-rai, magnetik resonance imaging (MRI) atau computed tomography (CT), tes-tes tersebut bisa menunjukan kerusakan dan masalah lain pada tulang dan jaringan di sekitar leher.

– Dokter mengdiagnosa sakit leher dengan menanyakan riwayat medis dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan merasakan dan menggerakan leher pengidap untuk menemukan rasa sakit, serta madalah gerak. Juga akan memeriksa kekuatan otot dan refleks pengidap.

Bagaimana cara mengatasinya?

– Memberikan obat anti nyeri
– Injeksi atau menyuntikan obat ke bagian daerah yang terasa sakit.
– Melakukan operasi.

Bagaimana penanganan sakit leher dari sisi  rehabilitasi medis?

Rehabilitasi media ini kita mencoba memakai pelaratan fisik, atau mekanik untuk membantu mengurangi nyeri dan melemaskan otot.

Pertama, yang kita lakukan adalah bagaimana caranya memberitahu pasien untuk menjaga posturnya, jadi kalau postur bisa dikontrol, maka kita sudah satu step pertama yang baik, karena postur yang baik akan membuat relaksasi otot-otot di sekitar leher kita.

Ke dua, adalah kita merilis otot-otot yang tegang itu dan yang paling cepat adalah dengan masas, tapi ingat kita masas di daerah leher, banyak sekali organ yang tidak boleh tersentuk atau tidak boleh sembarangan ditekan. Kita biasanya menggunakan fisioterapi yang sudah terlatih merilis itu.

Ke tiga, kita biasanya menggunakan alat-alat, pemanasan, ultra sound, juga stimulasi listrik untuk membantu lebih mengendorkan otot-otot tersebut.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita