“Ada perhitungan yang dimiliki oleh Jasa Marga, itu juga nanti terkoneksi sistem pengendalian kita yang ada, kalau di Cikampek itu ada di KM 29. Di situ kita bisa memantau, titik KM ini nanti akan terjadi kemacetan. Jadi bukan pada saat terjadi kemacetan baru dilaksanakan penutupan, tidak. Tetapi pada saat di titik tertentu terjadi peningkatan, di beberapa ruas sudah mulai dilakukan,” ungkapnya.
Dikatakannya, penggunaan teknologi informasi ini sudah disiapkan dengan baik dalam menerima gelombang arus kendaraan. Dan terkait penerapan kontraflow dan oneway, bisa saja terjadi bisa juga tidak. Tetapi Kombes Aries memastikan, itu sangat mungkin dilaksanakan.
Selain itu, untuk menjamin kenyaman liburan Natura, Aries meminta masyarakat memilih waktu keberangkatan. Prediksi keberangkatan sendiri berlangsung dari tanggal 23-26 untuk libur Natal dan tanggal 30 sampai tanggal 2 untuk libur Tahun Baru. Namun masyarakat juga memilih waktu di luar jadwal tersebut.
Aries juga menghimbau agar menghindari kepadatan di jalan karena hal-hal sepele, seperti BBM habis, kendaraan rusak, kartu e-tol yang tidak terisi dan hal-hal spele lainnya.
“Untuk menghindari kecelakan yang terjadi karena kelelahan pengendara dan kondisi jalan yang rusak, Polri bekerjasama dengan Pemda sudah menyediakan tempat wisata, tempat istrahat dan panti pijaf refleksi. Masyarakat diharapkan menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut apabila kelelahan di jalan,” pungkas Kombes Pol Aries. (Rudi_Kanalindonesia.com)
