Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Menyelami Keluarga Habaib dan Mantri Guru di Karya Novel Dua Dosen ITS

Meski berada dalam kungkungan budaya yang ketat, Iffah masih memiliki banyak relasi pertemanan, karena lingkung pergaulan yang luas. Salah satunya adalah David, teman sekelasnya di kampus Sydney. Karena sering berkegiatan bersama, tumbuhlah bibit-bibit suka di antara keduanya. David yang serius ingin meminang jadi bingung dengan sikap pujaan hatinya –yang menurutnya– very mysterious dan sulit dimengerti.

David kemudian menjadi mualaf dan mengubah nama menjadi Daffah. Tapi dia berharap Iffah tetap memanggilnya dengan sebutan David, Kenapa? Dia bilang, lafal Iffah jika menyebut namanya persis seperti mamanya memanggil dia. “Dia juga sudah sunat, lho, ” bisik Mbak Salam kepada Iffah. Masak?

Penulis Lubna Algadrie cukup cerdik dalam membina klimaks cerita. Pada setiap bab demi bab, dirinya memasukkan selapis demi selapis problem dan konflik baru sehingga pembaca menjadi kepo untuk terus mengikuti cerita hingga tamat. Gaya dan bahasa ungkapnya terasa cepat, efisien, dan khas. Ibarat musik mungkin bertempo staccato.

Tetapi dia tetap tidak abai dengan detail-detail saat menggambarkan latar belakang lokasi cerita. Dideskripsikan tentang tanaman jakaranda di sudut Quadrangle saat berbunga. Pohonnya nyaris tanpa daun, penuh dengan bunga warna ungu yang cantik sekali. Masuknya sejumlah percakapan keseharian dalam bahasa Inggris membuat dialog menjadi terasa nyata.

Boleh jadi ini karena sang penulis adalah pakar languistik, dosen bahasa inggris, dan pernah menjadi Kepala Pusat Bahasa ITS, sebelum pensiun dulu. Seringnya belajar di luar negeri kiranya juga turut mewarnai cara bertuturnya, yang tidak lagi seperti lazimnya warga Indonesia.***

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita