Dukun Pengganda Uang di Gresik, Gunakan Jenglot Hingga Darah Manusia untuk Ritual
GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Polisi menangkap tersangka MY dukun pengganda uang di Perum Grand Verona, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ia ditangkap Satreskrim Polres atas dugaan penipuan.
Untuk melancarkan aksinya, MY menggunakan media jenglot, pusaka, dupa, hingga darah manusia untuk ritual. Tak hanya itu, tersangka juga menyediakan uang mainan pecahan seratus ribu, itu semua digunakan untuk meyakinkan korbannya. Kini semua barang itu disita petugas untuk dijadikan barang bukti.
Modus operandinya, korban disuruh menyetor sejumlah uang, pada tersangka, untuk digandakan, namun, setelah ditunggu beberapa bulan, uang tersebut tak kunjung berkembang.
Merasa ada kejanggalan, dengan janji dukun tersebut, akhirnya korban melapor ke Polisi. Pada (10/1) petugas menangkap tersangka di kediamannya.
Kepada wartawan, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan,”sementara ada lima korban yang melapor pada petugas, dari kasus ini, kami akan kembangkan, hingga ada korban lain yang mau melapor,”katanya.
Pada saat penangkapan tersangka, ditemukan puluhan kantong darah dengan ukuran 200cc dan 250cc di rumahnya.
“Katanya darah itu digunakan untuk makanan jenglot. Untuk beberapa kantong darah, tersangka mendapatkan dari seseorang. Pemasoknya sudah kami amankan, saudara (MI). Semua darah yang kita sita, semuanya sudah expired (kadaluarsa),”sambung Kapolres.
Kini tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHPidana tentang penipuan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Irwan_kanalindonesia.com)






















