Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATENG

KiriminAja Dorong Pelaku Bisnis dan UMKM Digitalpreneur Wujudkan Bisnis yang Sustainable

WONOSOBO, KANALINDONESIA.COM: Kota Wonosobo di Jawa Tengah dijadikan kick off peluncuran program One Year Coaching dari KiriminAja.

Berdiri pada tahun 2020 di Yogyakarta, KiriminAja merupakan perusahaan logistic enabler yang senantiasa memberi kekuatan pada bisnis e-commerce dan ritel di Indonesia.

Arief Ardinugroho selaku CMO KiriminAja mengatakan program ini untuk membantu pelaku bisnis maupun UMKM Digitalpreneur untuk mempermudah proses supply chain, Financing, COD Funding dan membangun pertumbuhan bisnis agar dapat berkembang.diinisiasi oleh Akademi KiriminAja.

Dikatakan, pihaknya akan membantu pelaku bisnis maupun UMKM Digitalpreneur untuk mempermudah proses supply chain, Financing, COD Funding dan membangun pertumbuhan bisnis agar dapat berkembang.

Selain itu, melalui program pembimbingan bisnis selama satu tahun oleh expert KiriminAja untuk mewujudkan misinya dalam upaya mendorong para business owner, brand owner dan digital entrepreneur dalam mewujudkan bisnis yang sustainable dan memiliki dampak yang luas.

Bisnis jadi tenang yang merupakan semangat serta tagline KiriminAja akan menemani perjuangan pelaku bisnis online dalam menghadapi dinamika bisnis khususnya di bidang supply chain dan mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia.

“Spirit Bisnis jadi tenang ini akan selalu dibawa dalam tahun-tahun kedepan agar para pebisnis owner dan UMKM senantiasa berjuang meningkatkan bisnis penjualan mereka dan memperluas pasarnya hingga ke mancanegara bersama KiriminAja,” kata Arief.

Peserta program One Year Coaching dari KiriminAja mengikuti sesi belajar bisnis yang diisi oleh Budi Isman selaku Presiden Komisaris KiriminAja dengan membawakan materi belajar Smart Business Map (SBM).

Pimpinan KiriminAja ini menyajikan strategi untuk mengakselerasi bisnis pengetahuan bisnis praktis untuk
mendiagnosis proses bisnis dan membangun pondasi bisnis agar dapat bertumbuh lebih cepat, lebih besar serta lebih baik.

“Smart Business Map atau SBM adalah sebuah alat dan proses agar kita bisa melihat kesehatan bisnis kita pada saat ini. SBM juga bisa digunakan untuk proses dalam pengembangan dan perbaikan sebuah bisnis yang ingin kita lakukan dengan cara yang lebih terstruktur,” jelas Budi Isman.

Ia menambahkan, memahami modul SBM bukan hanya baik untuk pebisnis yang sudah memulai usaha yang ingin mengakselerasi performa bisnis menjadi jauh lebih baik, melainkan juga untuk pebisnis yang mau memulai usaha kembali atau memulai usaha rintisan (start up).

“Pemahaman modul SBM ini sangat perlu sehingga lebih cepat untuk scale up bisnisnya,” imbuhnya.

Wonosobo menjadi kota kecil pilihan KiriminAja untuk di adakan kick off peluncuran program One Year Coaching.

Diharapkan melalui pendampingan para pebisnis tidak menutup kemungkinan dari kota kecil inilah geliat bisnis mulai maju dan potensi besar akan bertumbuh dan berkembang. (Rudi_Kanalindonesia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita