Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Opini

Siapakah Kader Banteng yang Ditunjuk Sebagai Penerus Jokowi Menuju Generasi Emas Indonesia Digdoyo, Berdaulat, Maju, Adil dan Makmur?

Dengan jumlah 80.000 pelajar dan 8.000 ASN kebijakan ini mampu mendongkrak industri batik lokal. Sehingga sentra kerajinan batik tumbuh pesat dari cuma 2 menjadi 50 kerajinan.

Selain itu, Hasto Wardoyo mewajibkan setiap ASN membeli beras produksi Petani Kulon Progo, 10 kilogram per bulan. Bahkan beras raskin yang dikelola Bulog setempat kini menggunakan beras produksi Petani Kulon Progo.

Hasto Wardoyo juga membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengembangkan usaha memprodusi air kemasan merk AirKu (Air Kulon Progo). AirKu kini menguasai seperempat pasar air kemasan di Kabupaten Kulon Progo. Berbagai kebijakan lewat program Bela dan Beli, ternyata mampu menurunkan angka kemiskinan di Kulon Progo dari 22,54% pada 2013 menjadi 16,74% pada 2014.

Dan masih banyak hal krusial dan penting kesamaan kedua kader PDI Perjuangan tersebut yang dilihat dan dinilai oleh Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menjadi hak prerogatif Ketum yang diamanatkan dalam Kongres institusi tertinggi PDI Perjuangan untuk menunjuk siapa kader terbaik PDI Perjuangan yang layak dicalonkan dalam mewujudkan generasi SDM unggul untuk Indonesia Maju dan mempersiapkan menuju Indonesia Emas 2045.

Karena Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bercita-cita bahwa, Presiden yang diusung oleh PDI perjuangan di tahun 2024 adalah sosok yang peduli dengan program peningkatan kualitas sumber daya manusia, dimulai sejak bayi dalam kandungan karena bayi-bayi inilah nanti yang merupakan generasi penerus dan berperan dalam terwujudnya Visi Indonesia di tahun 2045 yaitu Indonesia yang Berdaulat, Maju, Adil dan Makmur.

 

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita