Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Hukrim

Keterangan Dua Polisi Beda Dengan BAP Tragedi Kanjuruhan, Jaksa Bakal Panggil Penyidik Jadi Saksi

“Dalam jawaban nomor 13 poin 2 yang disampaikan Iptu Bambang Sulistiyono, sama persis yang saya bacakan. Itu sebagai berikut. Saya tidak tahu terhadap apa yang disampaikan dalam rakor karena saya tidak ikut. Tapi, berdasarkan notulen yang tertuang dalam laporan hasil rakor 15 September, dan laporan hasil pelaksaan rapat kesiapan pengamanan pertandingan 28 September, dapat saya jelaskan penyampaian peserta rakor sebagai berikut’. Berarti saudara tau ada notulen itu?,” tanya jaksa.

Saat diperiksa penyidik di Polda Jatim Adnan mengaku tahu dan membaca notulen soal yang disampaikan para peserta rakor. Tapi hari ini, ia menganulir jawabannya sendiri.

“Izin saya tidak ikut rapat. Saya hanya sesuai dengar teman-teman yang ngomongkan notulen,” kata Adnan.

Ia juga mengaku asal menandatangani BAP tanpa membaca ulang karena kondisinya sudah kelelahan.

“Tidak, saya sudah cuapek sekali (saat diperiksa penyidik),” imbuhnya.

Akhirnya, sebab keterangan di sidang yang berbeda dengan di BAP, jaksa pun berencana bakal memanggil penyidik untuk diperiksa sebagai saksi.

“Nanti kami panggil penyidik,” kata JPU.

“Silakan,” sahut Majelis Hakim.

Seperti diketahui, dari enam tersangka Tragedi Kanjuruhan, baru lima yang diseret ke pengadilan sebagai terdakwa. Lima terdakwa itu menjalani sidang di PN Surabaya sejak Senin (16/1) lalu.

Empat terdakwa di antaranya, yakni Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris, Danki 1 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, didakwa Pasal 359 KUHP.

Sedangkan satu terdakwa lainnya, Security Officer Suko Sutrisno, didakwa Pasal 103 ayat (1) Jo pasal 52 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. (Ady_kanalindonesia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita