Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JAKARTA

Denny JA: Jika Orientasi Kekuasaan Mengalahkan Agama Akhlak

Ujar Denny JA, “tak hanya teks puisi Rumi yang bisa berbeda jika ditafsir secara berbeda. Kitab suci pun tampil secara berbeda jika juga ditafsir berbeda,” ujarnya.

Denny JA menjadikan kasus tatsir puisi Rumi untuk membahas buku Nursamad Kamba: Mencintai Allah Secara Merdeka (2020).

Menurutnya, Nursamad berhasil membangun komunitas tasawuf Maiya. Pemikiran dan buku hasil karya Nursamad mejadi pedoman komunitas ini.

“Dalam buku itu, Nursamad Kamba banyak menguraikan pentingnya mengembalikan tafsir Islam sebagai agama akhlak. Dijelaskan pula sejarah pertarungan tafsir di era awal Islam dalam buku itu. Termasuk suasana sebelum kelahiran Islam.”

Disampaikan Denny JA, pada awalnya Islam itu agama akhlak. Banyak ayat-ayat Quran tentang pesan membangun akhlak yang mulia.

“Buku karangan Nursamad ini mengutip banyak ayat Quran dan Hadis yang menegaskan itu,” jelasnya.

Antara lain: Hadis HR AR-Bukhori, tentang tugas Nabi Muhammad: “Aku diutus hanya untuk menyempurnakan ahlak yang mulia, budi pekerti yang luhur.”

Juga Quran, Surah Al-Anbiya 107: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta Alam.

Pun di Quran, Surah Al Baqarah 148: “Bagi tiap tiap umat ada Kiblatnya sendiri, yang ia menghadap kepadanya. Dan berlomba-lombalah dalam membuat kebajikan.

Dalam buku ini ditegaskan, tasawuf bukan hanya salah satu cabang dalam ajaran Islam. Tasawuf itu sendiri sebuah jalan atau pandangan hidup yang holistik.

“Tasawuf itu jalan hidup yang terus menerus menyucikan jiwa, membersihkan hati, menyerukan kebaikan, dan mengalami kebersamaan dengan Allah,” katanya.

“Tasawuf tak hanya untuk mereka yang secara formal beragama Islam. Tapi ini sikap hidup yang dapat dipeluk oleh siapapun. Apapun agama,” sambungnya.

Ujar Denny JA, saatnya kita kembali memperkuat agama untuk kembali kepada esensinya. Yaitu agama untuk membangun akhlak yang mulia. Agama cinta. Itulah esensi agama, spirit awal dari agama. (ari)

 

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita