Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Peringatan Hari Jadi ke- 283 Dan Sedekah bumi Desa Pedagangan Gresik, Warga Sangat Antusias dan Guyup Rukun

GRESIK,KANALINDONESIA.COM: Desa Pedagangan Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, Jawa Timur, helat peringatan hari jadi yang ke 283 dan gelar doa bersama, melalui ruwat desa, momentum tersebut digelar di pendopo Balai Desa, desa setempat.

Ruwat desa atau istilah sekarang lebih dikenal dengan sedekah bumi, ini adalah tradisi adat kuno yang sejak dulu telah dilakoni oleh nenek moyang kita.

Zaman dulu, tradisi doa bersama dan penghormatan kepada leluhur ini adalah sesuatu yang sakral, biasanya dilakukan di tempat-tempat sakral, seperti, makam kuno/leluhur, punden, kayu besar yang dikeramatkan dan orang dulu mereka tidak berani melewatkan momen tersebut.

Kala itu, mereka meyakini apabila tidak menyuguhkan sesajen pada bulan-bulan tertentu pada leluhurnya, akan ada bencana, atau sesuatu yang kurang baik, begitu juga ketika mengharapkan sesuatu, misalnya mengharap hasil panennya melimpah, dijauhkan dari hama wereng dan tikus, yang kerap mengganggu tanaman atau memohon kesembuhan ketika ada keluarga yang sakit dan sebagainya, selalu mengadakan acara kenduri bersama dengan mengundang tetangga dilingkungan, untuk berdo’a bersama sesuai hajat yang diinginkan.

Seiring dengan berkembangnya zaman, teknologi semakin canggih semua serba instan. Lelaku nguri-uri warisan leluhur adalah hal yang menarik ditengah peradaban zaman, dimana jiwa anak muda diera milenial ini sudah tidak terpikirkan untuk melestarikan apalagi mempertahankan.

Sedangkan, cara untuk menghormati dan menyampaikan wujud syukur terhadap sesepuh desa, itu bermacam-macam sesuai adat desa masing-masing. Seperti halnya, larung gunungan hasil panen atau tumpeng ke sungai, ada yang menggelar kesenian tradisional ujung, ada yang mempersembahkan pertunjukan wayang kulit, tukar tumpeng antar warga, dan mengumandangkan sholawat yang dipimpin oleh seorang habib.

Seperti halnya, peringatan hari jadi ke 283 dan Ruwat Desa, Desa Pedagangan, Gresik. Acara bersih desa itu dilaksanakan selama dua hari sejak Senin, 13 – 14/3/2023). Pada hari Senin malam di pendopo Balai Desa setempat, diadakan pembacaan sholawat akbar yang dipimpin oleh seorang habib ternama.

Untuk hari, Selasa pagi (14/3) diadakan acara lomba lato-lato tingkat anak seusia Sekolah Dasar (SD) dan remaja.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pedagangan, Harun menyampaikan, momentum ini, selain acara ruwatan desa, kegiatan ini termasuk peringatan hari jadi Desa Pedagangan yang ke 283.

“Terimakasih kepada warga, atas partisipasi dan gotong-royongnya sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik,”katanya.

“Berkat kerjasama panjenengan semua, desa kita semakin maju semakin baik, satu persatu polemik dapat kita pecahkan, ini dalam berkat dukungan panjenengan semua, tanpa panjenengan semua kami bukanlah apa-apa, apabila ada kurang lebihnya dalam memimpin pemerintahan desa, kami hanyalah manusia biasa, tak luput dari kesalahan, jangan segan-segan untuk mengingatkan,”sambungnya.

“Kami berharap, dengan acara tatap muka ini, uneg-uneg panjenengan dapat disalurkan, dan yang mempunyai ide-ide kreatif, khususnya para kaula muda dapat menyumbangkan pikiran positif itu ke desa. Saat ini kami dalam tahap menggali potensi desa, baik disektor Sumber Daya Manusia (SDM) dan enterpreneur, yang kemudian dapat diimplementasikan dan dikembangkan di Badan Usaha Milik Desa (BUMdesa), nantinya dapat bermanfaat bagi warga semua. Minimal dapat menekan angka pengangguran,”lanjutnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita