Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Lifetrend

Musyawarah Perempuan Nasional untuk Perencanaan Pembangunan dan Atasi Kesenjangan Gender

Kemudian, sidang kedua dilaksanakan di hari kedua dengan muatan berbagi pembelajaran baik dalam merespon isu-isu gender, perempuan dan anak disampaikan dalam bentuk video dari beberapa daerah. Dilanjutkan dengan sidang ketiga sekaligus sidang terakhir yang memuat pembacaan usulan terhadap RPJPN 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029 yang diserahkan kepada KemenPPPA dan BAPPENAS.

Dari seluruh proses pelaksanaan musyawarah, mencerminkan tingginya antusiasme peserta dari berbagai wilayah (utamanya yang selama ini termarginalkan dan terisolasi secara geografis) memperlihatkan keinginan agar suara dan aspirasi perempuan dan kelompok marginal benar-benar terakomodir dalam seluruh dokumen perencanaan pembangunan.

Seluruh usulan yang terangkum dalam keseluruhan proses Musyawarah Perempuan Nasional untuk Perencanaan Pembangunan Tahun 2023 ini diharapkan dapat diakomodasi ke dalam seluruh tahapan perencanaan pembangunan di semua tingkatan wilayah, dimulai dari tingkat desa/kelurahan hingga tingkat nasional, sehingga perempuan, anak, dan kelompok marginal dapat benar-benar menjadi subyek dan memperoleh manfaat dari pembangunan. (ari)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita