Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Lifetrend

Kisah Cinta dengan Seorang Presiden yang Hampir Dipecat

Ujar Linda Tripp, di ruangan istana yang terhormat itu, Abraham Lincoln menuntaskan renungannya untuk mengakhiri perbudakan kulit hitam. George Bush menulis surat kepada para orang tua yang anak- anaknya mati dalam perang. Tapi Bill Clinton menggunakan ruangan itu merayu dan melakukan tindakan seksual kepada pegawai magangnya.”

Di era pasca perang dunia, tak hanya Bill Clinton, tapi presiden Richard Nixon juga mengalami proses pemecatan. Presiden Donald Trump juga mengalaminya.

Kasus impeachment Richard Nixon dan Bill Clinton adalah dua kasus yang sama tapi juga berbeda dalam sejarah politik Amerika Serikat.

Kedua kasus ini melibatkan tuduhan pelanggaran hukum oleh presiden AS. Nixon didakwa karena mengadakan upaya untuk menutupi kegiatan ilegal yang dikenal sebagai skandal Watergate.

Sementara Bill Clinton didakwa dengan menyalahgunakan kekuasaan presiden dalam skandal pribadi dengan Monica Lewinsky.

kedua kasus ini melibatkan proses impeachment oleh Kongres AS. Proses ini diatur oleh Pasal II Konstitusi AS dan terdiri dari dua tahap: persidangan di Dewan Perwakilan Rakyat dan persidangan di Senat.

Nixon mengundurkan diri sebelum proses impeachment selesai. Sementara Bill Clinton dinyatakan tidak bersalah dalam persidangan Senat.

Namun, ada juga beberapa perbedaan penting antara kedua kasus ini.

Skandal Watergate melibatkan kejahatan yang dilakukan selama masa kampanye presiden Nixon. Sedangkan skandal Lewinsky terjadi selama masa jabatan Clinton.

Skandal Watergate melibatkan pelanggaran hukum yang lebih serius, seperti penggunaan kekuasaan federal untuk tujuan politik. Sedangkan skandal Lewinsky lebih mengarah pada kesalahan moral dan etika.

Publik di Amerika Serikat juga lebih menoleransi tindakan Bill Clinton.

– Pada tahun 1998, jajak pendapat oleh ABC News/Washington Post menunjukkan bahwa 65% responden mengatakan bahwa hubungan seksual antara Clinton dan Lewinsky merupakan masalah pribadi yang tidak berkaitan dengan pekerjaan Clinton sebagai Presiden.

– Pada tahun 1999, jajak pendapat oleh CNN/USA Today/Gallup menunjukkan bahwa 63% responden mengatakan bahwa mereka ingin Clinton tetap berada di jabatannya sebagai Presiden meskipun terjadi skandal ini.

Di TED Talks itu, Monica Lewinsky memberi semangat:

“Saya telah menjadi objek bully oleh publik selama hampir 20 tahun. Ini adalah kesulitan yang saya harapkan tidak terjadi pada siapa pun, terutama pada generasi muda yang tumbuh dewasa online.”

“Ketika kita mengecam orang lain secara publik, kita mematikan kesempatan untuk perubahan positif. Kita menghukum orang tersebut ke dalam kotak label, dan dengan demikian menutup kesempatan mereka untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik.

“Kita semua memiliki kekuatan untuk mengubah budaya kita di dunia internet. Masukkan lebih banyak compassion ke sana. Sebarkan lebih banyak compassion di dunia online.”

“Dengan cara ini kita semua bisa memainkan peran dalam menghentikan kekejaman yang kita lihat di dunia online.”

Dari seorang korban bully karena ia jatuh cinta pada seorang presiden, Monica Lewinsky kini berubah menjadi public speaker yang membela korban bully. From zero to hero!

(1) Perbandingan impeachment Bill Clinton dan Richard Nixon:

https://core.ac.uk/download/pdf/230144845.pdf

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita