- Valencia Geovanna Candra, putri dari Suwito asal Desa Manunggal Kecamatan Kedamean, Gresik. Siswi tersebut mendapat bantuan dari pihak sekolah lantaran, si Ibu anak ini sakit, sedangkan ayahnya (Suwito), menderita cacat permanen di bagian kaki, usai kecelakaan beberapa tahun lalu, dan tidak punya penghasilan tetap.
- Rahma Nurul Aulia, putri dari Purwati asal Dusun Jubel Desa Kedunganyar, Wringinanom, Gresik, anak tersebut mendapat bantuan karena, ayahnya bekerja sebagai buruh tani dan tidak punya lahan sendiri, sedangkan ibunya (Purwati) sebagai ibu rumah tangga biasa.
- Herlina Febrianti Putri, Herlina adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, sejak kecil Herlina di tinggal mati oleh kedua orang tuanya. Saat ini Herlina ikut kakak kandungnya yang sulung di rumah kontrakan. Tinggal di Desa Lebanisuko, Gresik.
- Kholisa, siswi asal Dusun Randusongo, Desa Kesamben Kulon, Wringinanom, Gresik, ini adalah anak yatim.
- Alif Dwi Firdayanti, mendapat bantuan dari pihak sekolah lantaran orang tuanya, bekerja sebagai buruh tani dan tenaga serabutan.
- Mohammad Wildan A, putra dari ibu Satunik asal Dusun Rejosari Desa Sumberame, Wringinanom, Gresik. Kepada wartawan, Satunik mengatakan,”hampir saja saya tidak menyekolahkan Wildan, gegara tidak ada biaya, setelah mendengar ada program sekolah gratis di SMA Negeri 1 Wringinanom, akhirnya mendorong putranya untuk melanjutkan sekolah,”ujarnya.
- Rizky Amelia Putri, siswi asal Desa Pasinan Lemahputih, Wringinanom, Gresik.
- Azizah Nur Aini, putri dari Untung, asal Dusun Tanggungan Desa/Kecamatan Wringinanom, Gresik. Sejak kecil Azizah tinggal mati ibu kandungnya, sedangkan ayahnya Azizah kondisinya sudah tidak sehat lagi alias sakit-sakitan. (Irwan_kanalindonesia.com)
8 Siswa dari Jalur Afirmasi Terima Bantuan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wringinanom Gresik
Bagikan
Baca berita lainnya:
