slot pulsa https://timeoutbengaluru.net https://arquidiocesiscali.org https://soundtrackmusicfestival.com https://handplanegoodness.com https://tandembar.net https://marineshelpingmarines.org https://humidifiermentor.com https://cabarethotspot.com https://cocos2d-objc.org https://vastico.com https://businessnextday.world https://smartbudsthrives.com https://westhollywoodlifestyle.com https://rwshomeservicecontracts.com https://stars-cash.com https://thesacredspirit.net https://worldheritagephl.org https://bestbodybuildingsupps.com https://austinlimousineservice.com https://kourtney-daily.com https://alcc-research.com https://sildenafilfp.com slot server thailand https://mycashbacksurveys.com https://rebelvps.com https://cms-bg.org https://posekretu.net https://allcastiron.com https://la-carpet-mattress-cleaning.com https://handjobvideo.org https://laveilleuse.org https://janpac.com https://cornishduck.com https://suprematextilonline.com https://insidestopandshop.us https://aqualifestyle-france.com https://hounslow-escorts.com https://aubergedechabanettes.com joker123 joker123 Top up ML slot server thailand slot gacor
Cabuli Anak di Bawah Umur, Polisi Ringkus Seorang Tenaga di Salah Satu Universitas Ungaran - Kanalindonesia.com

Cabuli Anak di Bawah Umur, Polisi Ringkus Seorang Tenaga di Salah Satu Universitas Ungaran

Editor : ANDI SAPUTRA - Selasa, 11 Juli 2023 - 14:38 WIB

UNGARAN, KANALINDONESIA.COM : Polres Semarang berhasil meringkus seorang pria berinisial LD (54) yang diduga melakukan tindakan pencabulan kepada seorang anak perempuan dibawah umur berinisial EV (15) yang tahun ini lulus pada salah satu SMP di Kabupaten Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Kresnawan Hussein mengatakan, Bahwa pelaku dan korban sudah saling kenal karena korban merupakan anak asuh pelaku.

“Pelaku bekerja sebagai tenaga pembina bidang keagamaan pada salah satu Universitas Swasta di Ungaran, jadi pelaku bukan dosen atau tenaga didik disana dan antara terduga pelaku dengan korban sudah saling kenal, karena korban juga dianggap anak asuh oleh pelaku,” ujarnya, kepada kanalindonesia.com, Selasa (11/7/2023).

Baca Juga :  Tewasnya Santri, Bupati Kediri Sampaikan Duka Mendalam

Menurutnya, kejadian ini terungkap karena korban mengadu kepada kakak dan ibu korban tentang apa yang dialaminya.

“Sekitar pada tanggal 30 Juni 2023, korban menangis karena Hp yang diberikan pelaku kepada korban akan diminta pelaku kembali,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Ranmor dan Penadahnya, Dua Lain Masih Buron

Melihat hal tersebut, lanjut Kresnawan, kakak dan ibu korban menanyakan apa yang terjadi, dan setelah dijelaskan oleh korban bahwa korban telah dicabuli oleh pelaku, ibu korban melaporkan ke Polres Semarang.

“Kepada pelaku akan dikenakan Pasal 82 UU RI No.17 Th 2016 tentang perlindungan anak Jo. Pasal 76e. Dengan hukuman maksimal 15 Tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,- (Lima Milyar Rupiah),” tuturnya. (ndi)

Share :

Baca Juga

KANAL JATIM

Polisi Tangkap Pelaku Ranmor dan Penadahnya, Dua Lain Masih Buron

KANAL JATENG

SIT Harbun Gandeng Wali Murid Sambut Ramadan dengan Tarhib dan Bakti Sosial

KANAL JATENG

Banjir Demak: Tim Gabungan Masifkan Pembersihan Fasos-Fasum Desa Terdampak

KANAL JATENG

Pengprov TI Jateng Kembalikan Dana TC PON sebesar Rp 104.200.000

KANAL DEMOKRASI

Pemkot Semarang Raih Predikat Terbaik Pengelolaan DBHCHT se-Jateng

KANAL SEMARANG

Bulu Tangkis Piala Rektor USM Tuai Respons Positif dari Klub Peserta

KANAL PERISTIWA

Polisi Temukan Pemilik Kendaraan Hilang di Getasan

KANAL SEMARANG

663 Peserta Ikuti Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Rektor USM