“Beliau memberikan rekomendasi bahwa gedung-gedung cagar budaya ini punya nilai sejarah yang kuat. Oleh karena itu jikalau kepemilikannya itu terkonfirmasi maka beliau dengan tim yang memiliki kemampuan untuk bisa menjaga cagar budaya ini bisa membantu agar tetap sebagai cagar budaya tetapi bisa lebih dimanfaatkan oleh masyarakat lebih luas,” tambahnya.
Ke depan, ia berharap dapat dikembangkan kerjasama yang lebih luas lagi antara Jatim dengan Republik Ceko. Salah satunya peluang kerjasama pengembangan sister province atau sister city.
“Tentunya kami akan melakukan penjajakan di kota mana di Jatim atau dengan provinsi Jatim sendiri kemungkinan bisa menjadi sister city atau sister province partnership dengan Republik Ceko,” ungkapnya.
Sementara itu, Dubes Republik Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Doleček mengatakan bahwa, dalam kunjungan ini, ia berharap bisa membantu Jatim dari sisi sektor perhubungan. Hal ini karena sektor perhubungan menjadi menjadi titik penting dalam upaya pertumbuhan ekonomi dan perkembangan provinsi itu sendiri.
“Di bulan September – Oktober nanti kami akan mengirim delegasi kami untuk memfollow up. Sebagai tindak lanjut yang akan bisa diselenggarakan secara riil. Kami juga akan membantu di bidang teknologi terutama pertanian, peternakan dan bidang-bidang lain utamanya di sisi secara teknis,” tegasnya.
“Saya harap di kedatangan saya yang kedua ke Surabaya ini akan bisa berefek besar pada pembangunan Provinsi Jawa Timur. Dan saya juga berterimakasih pada Ibu Gubernur Khofifah yang telah memberikan jalan terbuka pada saya, dan saya juga berharap bisa mengundang beliau ke Praha,” pungkasnya.
Turut hadir Konsul Kehormatan Republik Ceko wilayah Jatim dan DIY, Hermawan Kartajaya, Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Kepala Disperindag Provinsi Jatim, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Kepala Disbudpar Provinsi Jatim, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Kepala DPMPTSP Provinsi Jatim, dan Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otoda Setdaprov Jatim. (ari)
