Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Lazada Group Terbitkan Laporan Dampak Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) Tahun Keuangan 2023

  • Pemberdayaan Masyarakat:
    o Dampak sosio-ekonomi yang positif: Di enam negara, Lazada terus memberikan peluang ekonomi kepada lebih dari 1,1 juta pemangku kepentingan dalam ekosistem penjual, enabler perdagangan digital, mitra logistik pihak ketiga, dan karyawan yang penuh dedikasi.
    o Penyediaan layanan, infrastruktur, dan peningkatan kapasitas untuk pemberdayaan masyarakat Asia Tenggara:
    ▪ Lazada bergabung dengan Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC 2022) untuk mempromosikan dan mendukung inisiatif yang bertujuan membantu transformasi digital usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), di mana digitalisasi sangat penting untuk meningkatkan fleksibilitas operasional dan pertumbuhan jangka panjang bagi bisnis di seluruh Asia Tenggara.
    ▪ Atas upaya mendukung dan memajukan komunitas lokal, Lazada Vietnam mendapatkan dua penghargaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR) yang prestisius, yaitu Saigon Times Corporate Social Responsibility 2022 Merit Ceremony dan Corporate Social Responsibility Recognition Awards dari American Chamber of Commerce Vietnam.
  • Tenaga Kerja Siap Masa Depan:
    o Lingkungan kerja yang beragam dan inklusif bagi karyawan: karyawan Lazada berasal dari lebih dari 32 negara, dengan 44% diantaranya adalah perempuan.
    o Pengalaman belajar yang komprehensif untuk semua: Platform pembelajaran digital di Lazada, GROW, menawarkan lebih dari 1.000 pelatihan untuk karyawan di semua negara.
  • Pengelolaan Lingkungan
    o Jejak karbon yang lebih rendah: Lazada mengurangi keseluruhan emisi GRK sebesar 10%, dibandingkan dengan periode laporan dampak ESG sebelumnya.
    o Inisiatif logistik berkelanjutan: Program Transport Access Point (TAP) Lazada Logistics di Indonesia mengurangi lebih dari 20.000 perjalanan dan setara dengan sekitar 7 juta km pengurangan aktivitas transportasi darat. Hal ini dimungkinkan melalui kolaborasi dengan mitra pihak ketiga untuk memanfaatkan truk Lazada dalam pengiriman paket di kota tujuan jika memungkinkan, sehingga mengeliminasi kebutuhan penggunaan truk terpisah.
  • Tata Kelola yang Efektif
    o Protokol keamanan siber yang diperketat: Selama periode laporan dampak ESG kali ini, Lazada tidak menerima keluhan yang terbukti terkait pelanggaran privasi pelanggan atau hilangnya data pelanggan di seluruh wilayah operasional Lazada.
    o Praktik terbaik untuk perlindungan dan proses hak kekayaan intelektual (HKI): Pada September 2022, Lazada memimpin pembentukan Kelompok Kerja Anti-Pemalsuan eCommerce Asia Tenggara (Southeast Asia eCommerce Anti-Counterfeiting – SeCA), konsorsium pertama dari jenisnya di Asia Tenggara yang didedikasikan untuk berbagi praktik terbaik untuk kebijakan, program, perangkat, dan sumber daya perlindungan HKI yang ditawarkan oleh platform untuk mendukung brand dalam upaya mereka mengelola dan mencegah aktivitas pelanggaran HKI.

“Sejak diterbitkannya Laporan Dampak ESG perdana kami tahun lalu, kami senang melihat hasil dan pencapaian yang menggembirakan dari banyak inisiatif dan upaya kami. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata atas komitmen dan pandangan jangka panjang kami tentang pertumbuhan berkelanjutan, tidak hanya tentang Lazada, tetapi juga industri perdagangan digital yang lebih luas,” ucap Penasihat Umum Lazada Group, Gladys Chun.

“Mengatasi berbagai tantangan ESG bukan hanya tentang melakukan hal yang benar. Ini juga berarti membangun landasan yang diperlukan bagi organisasi untuk mengelola risiko dan peluang dengan baik, untuk memungkinkan bisnis yang lebih kuat dan tangguh dalam jangka panjang.”

Laporan Dampak ESG FY2023 Lazada disusun dengan mengacu pada Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021.

Laporan Dampak ESG FY2023: Memperkaya Kehidupan, Bangkit Lebih Kuat tersedia di sini. (ari)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita