Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Emil Minta Kader Demokrat Jatim Tenang, Pengamat : Duet Anies Muhaimin Keputusan Gegabah

“Saya kira keputusan ini nanti akan merubah konstelasi politik secara keseluruhan baik koalisi partai maupun koalisi capres-cawapres. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden juga berubah, bisa jadi AHY Sandi Uno atau sebaliknya, yang juga selama ini kita kenal santer sebagai salah satu yang pantas maju sebagai salah satu Calon Presiden maupun Wapres. Atau Ganjar AHY, sama-sama muda, sama-sama populer, mewakili kombinasi sipil dan militer, walaupun AHY sudah tidak aktif lagi di militer, ” Pungkasnya.

Sikap Demokrat Jatim

Sementara itu meski kemarahan muncul dari kader Demokrat se Indonesia, Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Dardak meminta kader Denokrat di Jatim tetap fokus pada arahan DPP agar memgedepankan kerja-kerka politik jelang pilleg 2024 untuk menyapa konstituen dan bekerja merebut hati rakyat.

“Kita tegak lurus dengan instruksi dan keputusan partai. Apa yang disampaikan oleh Sekjen DPP melalui rilisnya sangat jelas dan wajib dijalankan. Tugas kami adalah menjalankan kewajiban terkait caleg jelang 2024 bekerja dengan maksimal, menyapa rakyat dengan penuh ketulusan. Dan pernyataan pers Sekjen sudah cukup jelas tidak perlu dikurangi atau ditambah tapi untuk dijalankan.,” ungkap Emil ditemui usai nonton bareng Talk show SBY di CNN, di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Kamis malam (31/8/2023).

Terkait banyak baliho bergambar Anies AHY yang diturunkan oleh kader Demokrat di berbagai daerah, menurut Emil tidak ada instruksi khusus dari DPP untuk sikap itu. “Gambar itu bukan inti dari permasalahan yang terjadi saat ini. Sekali lagi pernyataan pers Sekjen cukup jelas, dan DPC-DPC tegak lurus dengan perintah DPP. Jawa Timur tidak akan memiliki posisi yang berbeda dengan DPP karena kami sudah percaya DPP memiliki kapasitas dan kepercayaan kami. Untik melakukan pembahasan politik nasional, ” jelasnya. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita