“Jadi kalau mengikat Wassalam, kita ketahui Haji kemarin saja mengalami kenaikan yang fantastis apalagi travel umroh, harus berhati-hati jangan hanya bagaimana terlihat murah, bagaimana terlihat lain dari yang lain gitu sehingga langkah-langkah bahaya itu diterjang jangan sampai,” tambah dia.
Salah satu jamaah asal Nganjuk, Yunita mengungkapkan, pihaknya dan orangtua bahagia. Bisa umroh dengan daftar registrasi pendaftaran di bulan September 2022. Setelah menunggu mengharap satu tahun terkait keberangkatan yang tertunda.
“Awalnya shock, waktu Arofah Mina Travel tidak bisa memberangkatkan. Alhamdulillah senang bisa ikut berangkat lusa. Hari ini ikut Manasik, tidak ada tambahan harga malah ada cashback. Soalnya, harganya dulu Rp. 35,400 juta sekarang Rp. 33.900 buat 9 hari,” lugasnya.
Diceritakan oleh Yunita, waktu itu DP sebesar 7 juta. Jarak satu bulan di suruh melunasi sebesar Rp. 28.400 jadi totalnya 35.400 juta yang berangkat dua orang. Tiba tiba ada berita di tunda H-7, padahal sudah manasik di Tulungagung.
“Untuk jadwal keberangkatan sudah jelas dan fasilitas semuanya sudah lengkap. Mulai koper, tas, seragam sudah saya terima lengkap. Kurang H-7 ada kabar kalau tanggal 23 Februari ada penundaan keberangkatan. Alasannya, di sana hotelnya penuh dan ada kenaikan. Kemudian diundur hingga Agustus, Alhamdulillah hari ini dapat kabar berangkat dan itu diinfokan satu Minggu kemarin,” tandasnya.
Untuk diketahui, harga umroh standar dari Jawa Timur itu 9 hari dengan fasilitas bintang 3. Istilahnya, harga standar dari Kementerian Agama itu Rp. 25 Juta, kalaupun ada yang jual di bawah Itu pasti ada persyaratan-persyaratan tertentu. Bisa jual di bawah itu tapi harus 40 pack, nah itu kan beda ketika daftar dengan harga 20 juta hanya satu pack ini harus dipertanyakan dan komponennya banyak. (m9/ari)
Foto : Suasana Manasik Akbar yang digelar Panglima Group, diikuti ribuan jamaah umroh, dilaksanakan di UINSA
